Peranan Pengendalian Kualitas untuk Mengurangi Jumlah Produk yang Tidak Memenuhi Spesifikasi pada PT. Sahabat Buana

Gunawan, Hendra (0052168) (2006) Peranan Pengendalian Kualitas untuk Mengurangi Jumlah Produk yang Tidak Memenuhi Spesifikasi pada PT. Sahabat Buana. Undergraduate thesis, FAKULTAS EKONOMI.

[img]
Preview
Text
0052168_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (291Kb) | Preview
[img] Text
0052168_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (9Kb)
[img]
Preview
Text
0052168_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (365Kb) | Preview
[img] Text
0052168_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (338Kb)
[img] Text
0052168_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (252Kb)
[img] Text
0052168_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (526Kb)
[img]
Preview
Text
0052168_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (197Kb) | Preview
[img] Text
0052168_Cover.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (121Kb)
[img]
Preview
Text
0052168_References.pdf - Accepted Version

Download (216Kb) | Preview

Abstract

PT Sahabat Buana adalah perusahaan yang memproduksi bijih-bijih plastik dimana terdapat banyak pesaing, untuk itu perusahaan harus mempertahankan dan meningkatkan kualitas produknya yang semakin kompetitif dan diperlukan adanya pengendalian kualitas. Selama ini, pengendalian kualitas di PT Sahabat Buana dilakukan dengan cara ispeksi pada kualitas bahan baku, proses produksi dan hasil produksi. Penelitian yang dilakukan terhadap PT Sahabat Buana menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC). Pengendalian kualitas terhadap hasil produksi dilakukan dengan membuat peta p yang digunakan untuk menganalisis produk yang mengalami kerusakan per unit. Dilengkapi dengan check sheet, diagram pareto dan diagram sebab-akibat. Setelah membuat peta kendali p, langkah selanjutnya adalah melakukan uji keseragaman data, yaitu dengan menghilangkan titik-titik yang berada di luar batas kendali sebanyak 1 data yaitu pada bulan Oktober. Setelah semua data sampel berada di dalam batas kendali, yang berarti data telah seragam, maka dilakukan uji kecukupan data. Setelah dilakukan analisis terhadap peta kendali yang sudah seragam tersebut, didapatkan bahwa masih terjadi penyimpangan singkat yang berupa terdapatnya 5 titik yang berurutan di bawah garis CL, yaitu titik pada bulan Januari, Februari, Maret, April, dan Mei 2004, dalam hal ini maka dapat dijelaskan bahwa jalannya proses produksi masih berada dalam pengendalian (Process in control). Berdasarkan diagram pareto, prioritas perbaikan yang perlu dilakukan adalah jenis kerusakan berupa belang (44,67%) dan bocor (32,04%). Dari analisis dengan menggunakan diagram sebab-akibat dapat diketahui faktor penyebab kerusakan yang utama adalah faktor tenaga kerja, mesin, pengukuran dan bahan baku sehingga perusahaan dapat mengambil tindakan pencegahan dan perbaikan untuk mengurangi produk rusak dan meningkatkan kualitas produk.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Economics > 52 Management Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 03 Mar 2016 10:44
Last Modified: 03 Mar 2016 10:44
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/19097

Actions (login required)

View Item View Item