Efek Ekstrak Etanol Herba Pegagan (Centella Asiatica (L).Urban) Pada Variasi Dosis Hipnotik Terhadap Penurunan Koordinasi Motorik Mencit Betina Galur Swiss Webster

Karamang, Merlyn Datu ( 0310148 ) (2007) Efek Ekstrak Etanol Herba Pegagan (Centella Asiatica (L).Urban) Pada Variasi Dosis Hipnotik Terhadap Penurunan Koordinasi Motorik Mencit Betina Galur Swiss Webster. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img] Text
0310148_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (68Kb)
[img] Text
0310148_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (68Kb)
[img] Text
0310148_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (40Kb)
[img] Text
0310148_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (252Kb)
[img] Text
0310148_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (132Kb)
[img] Text
0310148_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (36Kb)
[img]
Preview
Text
0310148_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (14Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0310148_Cover.pdf

Download (33Kb) | Preview
[img] Text
0310148_References.pdf - Accepted Version

Download (29Kb)

Abstract

Insomnia adalah gangguan tidur paling sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Pemberian obat-obat seperti hipnotik-sedatif untuk mengatasi insomnia ternyata memberikan banyak efek samping salah satunya penurunan koordinasi motorik. Herba Pegagan ( Centella asiatica (L). Urban) merupakan tanaman yang dapat dipakai sebagai obat hipnotik sedatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek ekstrak etanol herba pegagan (Centella asiatica (L). Urban) pada variasi dosis hipnotik terhadap penurunan koordinasi motorik. Penelitian ini menggunakan metoda prospektif eksperimental sungguhan, memakai Rancang Acak Lengkap (RAL) bersifat komparatif, dengan hewan coba mencit betina galur Swiss-Webster, berat badan 24-27 gr sebanyak 24 ekor yang dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan (n=4), yaitu kelompok yang diberi ekstrak etanol herba pegagan (EEHP) dosis 1 (0.14 g/KgBB), dosis 2 (0.28 g/KgBB), dosis 3 (0.56 g/KgBB), dosis 4 (1.12 g/KgBB) serta NaCMC 1% sebagai kontrol dan alprazolam dosis 0,0325 mg/KgBB sebagai pembanding. Data yang diukur adalah besarnya sudut luncur dalam derajat. Data dianalisis dengan ANAVA satu arah dilanjutkan dengan Tukey HSDα dengan α= 0.5, menggunakan program SPSS 11.0. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan sangat signifikan pada kelompok yang diberi ekstrak etanol herba pegagan (EEHP) mulai dari dosis 1 sampai 4 terhadap kelompok kontrol (NaCMC 1%) (p<0.01). Efek ekstrak etanol herba pegagan dosis (EEHP) dosis 1 tidak berbeda signifikan dengan dosis 2 (p>0.05) tetapi berbeda sangat signifikan dengan dosis 3, dosis 4 dan pembanding (alprazolam) (p<0.01). Efek ekstrak etanol herba pegagan (EEHP) dosis 3, dosis 4 dan pembanding (alprazolam) tidak berbeda signifikan (p>0.05). Kesimpulan pemberian ekstrak etanol herba pegagan pada semua dosis menyebabkan penurunan koordinasi motorik pada mencit betina galur Swiss-webster.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 07 Aug 2012 08:52
Last Modified: 28 Sep 2017 03:14
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/1670

Actions (login required)

View Item View Item