Studi Deskriptif Mengenai Organizational Citizenship Behavior (OCB) Pada Perawat Rawat Inap I (RI I) Rumah Sakit "X" Bandung

Aprianti, Marini (0430280) (2010) Studi Deskriptif Mengenai Organizational Citizenship Behavior (OCB) Pada Perawat Rawat Inap I (RI I) Rumah Sakit "X" Bandung. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0430280_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (154Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0430280_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (395Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0430280_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (213Kb) | Preview
[img] Text
0430280_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (199Kb)
[img] Text
0430280_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (181Kb)
[img] Text
0430280_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (161Kb)
[img]
Preview
Text
0430280_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (119Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0430280_Cover.pdf - Accepted Version

Download (196Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0430280_References.pdf - Accepted Version

Download (135Kb) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk memperoleh gambaran mengenai derajat Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada Perawat Ruang Inap I (RI I) Rumah Sakit “X” Bandung. Menurut Organ (2006), OCB merupakan perilaku individu yang bebas, tidak tertulis dalam job description-nya, tidak berkaitan secara langsung dengan sistem reward OCB namun jika perilaku tersebut dilakukan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas organisasi, yang dimanifestasikan dalam lima dimensi yaitu altruism, conscientiousness, sportsmanship, courtesy dan civic virtue. OCB tidak terlepas dari faktor-faktor yang mempengaruhinya yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal terdiri dari morale (satisfaction, fairness, affective commitment, leader consideration) dan personality (agreeableness, conscientiousness, emotional stability dan extraversion). Faktor eksternal terdiri karakteristik tugas (task autonomy, task significance, task feedback, task identity, task variety (routinization), task interdependence, goal interdependence), karakteristik kelompok, karakteristik organisasi dan perilaku pemimpin. Penelitian ini dikelompokkan pada penelitian deskriptif yang dilakukan dengan teknik survei. Data diambil dari sampel yang memenuhi syarat sebanyak 30 orang. Alat Ukur yang digunakan adalah Kuesioner OCB yang disusun berdasarkan teori OCB dari Organ yang dimodifikasi oleh Podsakoff, MacKenzie, Moorman, dan Fetter. Berdasarkan uji validitas dengan menggunakan Rank Spearman dengan Program SPSS Statistic 17.0 diperoleh 69 item dan penambahan 4 item sehingga jumlah keseluruhan 73 item, dengan hasil validitas 0.304 – 0.917. Uji reabilitas menggunakan Alpha Cronbach dengan hasil 0,939 yang berarti memiliki derajat reliabilitas yang sangat tinggi. Data hasil penelitian ini diolah menggunakan teknik frekuensi dan tabulasi silang. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui 96,7 % perawat Rawat Inap I (RI I) Rumah Sakit “X” Bandung memiliki OCB pada derajat tinggi dan 3,3 % perawat Rawat Inap I (RI I) Rumah Sakit “X” Bandung memiliki OCB pada derajat rendah. Pada kelompok yang berderajat tinggi, 3.4% memiliki tingkat dimensi altruism, conscientiousness, sportmanship dan civic virtue yang rendah. Pada kelompok yang berderajat rendah memiliki tingkat dimensi dimensi conscientiousness dan civic virtue yang tinggi. Saran yang diajukan untuk penelitian selanjutnya adalah melakukan penelitian tentang OCB dengan sampel perawat berjenis kelamin laki-laki. Bagi Rumah Sakit “X” Bandung disarankan untuk memanfaatkan informasi ini sebagai upaya untuk mempertahankan OCB yang dimiliki oleh perawat Rumah Sakit “X” Bandung.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 05 Dec 2014 10:29
Last Modified: 05 Dec 2014 10:29
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/8572

Actions (login required)

View Item View Item