Evaluasi Arus Kas Kontraktor Dengan Sistem Angsuran Pembayaran Berdasarkan Prestasi Kerja

Poerwadi, Yohanes ( 0021030 ) (2004) Evaluasi Arus Kas Kontraktor Dengan Sistem Angsuran Pembayaran Berdasarkan Prestasi Kerja. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0021030_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (254Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0021030_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (63Kb) | Preview
[img] Text
0021030_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (183Kb)
[img] Text
0021030_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (58Kb)
[img] Text
0021030_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (94Kb)
[img]
Preview
Text
0021030_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (53Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0021030_Cover.pdf - Accepted Version

Download (189Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0021030_References.pdf - Accepted Version

Download (57Kb) | Preview

Abstract

Perkiraan biaya memegang peranan penting dalam penyelenggaraan proyek. Perkiraan biaya dipergunakan untuk mengetahui berapa besar biaya yang diperlukan untuk membangun proyek atau investasi, selanjutnya digunakan untuk merencanakan dan mengendalikan sumber daya seperti material, tenaga kerja, dan lain-lain. Agar proyek dapat dilaksanakan dengan baik sesuai rencana dan biaya yang minimal perlu dibuat perkiraan arus kas secara terinci, agar tercipta keseimbangan arus kas masuk dan arus kas keluar. Dalam Tugas Akhir ini akan dibahas arus kas kontraktor sepanjang siklus proyek pengembangan RSU Bungsu yang berlokasi di Jln. Veteran No 6, Bandung. Lamanya proyek berjalan adalah 6 bulan dan masa pemeliharaan 3. Data-data mengenai prestasi kerja, dokumen kontrak, dan lain-lain diperoleh dari kontraktor. Dari hasil analisis diperoleh arus dana proyek rencana mengalami defisit pada minggu ke 1 dan minggu ke 13 yaitu sebesar Rp. 15.159.312 dan Rp 74.849.102, sedangkan pada kenyataan di lapangan, proyek hanya mengalami defisit pada minggu ke 1 yaitu sebesar Rp. 18.191.174, hal ini disebabkan karena kontraktor melakukan pekerjaan tambah sehingga kontraktor dapat menerima pembayaran angsuran ke 2 pada minggu ke 12, walaupun pada minggu sebelumnya baru tercapai prestasi sebesar 41,13%. Proyek ini juga mengalami keterlambatan selama 3 minggu. Penyelesaian proyek sebesar 75% menurut rencana seharusnya terjadi pada minggu ke 16, tetapi pada kenyataannya di lapangan proyek dapat mencapai penyelesaian sebesar 75% pada minggu ke 19. Agar proyek dapat berjalan lancar dan sesuai rencana, kontraktor perlu memperhatikan waktu dimana arus dana mencapai titik terendah, sehingga kontraktor dapat mengantisipasi periode tersebut dengan melakukan peminjaman dari bank (sumber keuangan lain) atau penangguhan pembayaran kepada supplier.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 21 Mar 2013 08:03
Last Modified: 21 Mar 2013 08:03
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/2864

Actions (login required)

View Item View Item