Efek Teh Ooolong (Camellia sinensis) Terhadap Kadar LDL pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha Tahun 2016

Amalia, Sarah (1310208) (2016) Efek Teh Ooolong (Camellia sinensis) Terhadap Kadar LDL pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha Tahun 2016. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1310208_Abstract_TOC.pdf

Download (580Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1310208_Appendices.pdf

Download (1441Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1310208_Chapter1.pdf

Download (490Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1310208_Chapter2.pdf

Download (916Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1310208_Chapter3.pdf

Download (695Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1310208_Chapter4.pdf

Download (511Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1310208_Conclusion.pdf

Download (252Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1310208_Cover.pdf

Download (1355Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1310208_References.pdf

Download (487Kb) | Preview

Abstract

Latar Belakang Dislipidemia didefinisikan sebagai kelainan metabolisme lipid dimana terjadi peningkatan maupun penurunan komponen lipid dalam darah. Kelainan komponen lipid yang utama adalah terjadinya kenaikan kadar kolesterol total, kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein), TG (trigliserida), serta menurunnya kolesterol HDL (High Density Lipoprotein). Kadar abnormal ini akan menyebabkan peningkatan risiko terjadinya berbagai penyakit, seperti obesitas dan penyakit kardiovaskuler. Terapi dislipidemia merupakan kombinasi antara terapi farmakologi salah satu contohnya adalah dengan obat golongan statin serta perubahan gaya hidup. Obat herbal yang digunakan untuk mengatasi dislipidemia terutama naiknya kadar LDL adalah teh oolong. Tujuan Penelitian untuk menilai efek seduhan teh oolong terhadap kadar LDL pada manusia. Metode Penelitian kuasi eksperimental dengan desain penelitian pre dan post test. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pemberian teh oolong pada 30 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha. Data yang diukur adalah kadar LDL. Analisis data menggunakan uji T-berpasangan dengan kemaknaan ditentukan berdasarkan nilai p. Hasil Penelitian menunjukkan rata-rata kadar LDL sebelum konsumsi teh oolong sebesar 87,37 mg/dL dan sesudah konsumsi sebesar 82,20 mg/dL. Hasil uji T-berpasangan menunjukkan nilai 5,2 mg/dl dengan p = 0,000( p<0,01). Simpulan seduhan teh oolong dapat menurunkan kadar LDL darah pada manusia.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: dislipidemia, teh oolong, kadar LDL Universitas
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > 10 School of Medicine
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 08 Feb 2017 08:22
Last Modified: 08 Feb 2017 08:22
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/21462

Actions (login required)

View Item View Item