Peranan Analisis Break Even Point Sebagai Alat Bantu dalam Menetapkan Volume Penjualan pada PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Company TBK di Bandung

Ekaputri, Ester Kurniawan (0052177) (2005) Peranan Analisis Break Even Point Sebagai Alat Bantu dalam Menetapkan Volume Penjualan pada PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Company TBK di Bandung. Undergraduate thesis, FAKULTAS EKONOMI.

[img]
Preview
Text
0052177_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (199Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0052177_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (134Kb) | Preview
[img] Text
0052177_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (329Kb)
[img] Text
0052177_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (126Kb)
[img] Text
0052177_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (249Kb)
[img]
Preview
Text
0052177_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (61Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0052177_Cover.pdf - Accepted Version

Download (92Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0052177_References.pdf - Accepted Version

Download (49Kb) | Preview

Abstract

Kebijakan dari pemerintah untuk menaikkan tarif dasar listrik, telepon dan terutama BBM berdampak dalam industri. Ini menyebabkan naiknya biaya bahan baku serta biaya lainnya bagi sektor industri sehingga sektor industri perlu membuat solusi untuk mempertahankan hidupnya. Maka untuk dapat mempertahankan hidupnya, perusahaan perlu mempertahankan keuntungan yang dicapai. Disini perusahaan bertujuan untuk memperoleh laba yang maksimal. Laba dipengaruhi oleh 3 faktor yaitu: harga jual, biaya dan volume penjualan, yang masing-masing saling berkaitan satu dengan yang lain. Keberhasilan suatu perusahaan akan bergantung pada kemampuan manajemen dalam membuat rencana kegiatan dengan melihat kesempatan yang ada baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Oleh karena itu, manajemen menbutuhkan informasi yang tepat dalam pengambilan keputusan untuk menentukan volume penjualan produk yang diinginkan dapat tercapai. Untuk mendapatkan informasi yang tepat manajemen memerlukan alat bantu yang digunakan yaitu Analisa Break Even Point. Dalam skripsi ini penulis membahas tentang Peranan Analisa Break Even Point dalam pengambilan keputusan untuk menentukan volume penjualan, yang menjadi permasalahan adalah bagaimana analisis ini dapat membantu pihak manajemen dalam merencanakan volume penjualan Objek penelitian dalam skripsi ini adalah PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company, yaitu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri makanan dan minuman. Dalam skripsi ini penulis membahas mengenai peranan analisa break even point sebagai alat bantu dalam menetapkan volume penjualan. Masalah utama dari penelitian ini adalah utnuk mengetahui bagaimana pemanfaatan analisa break even point dapat diterapkan pada perusahaan dalam menetapkan volume penjualan bagi perusahaan. Berdasarkan data-data perusahaan yang diperoleh dan kemudian dianalisa, PT Ultrajaya mencapai break even untuk segmen minuman pada tingkat penjualan Rp 234.586.077.274 atau 35.998.232 liter dan pada segmen makanan pada tingkat penjualan Rp 72.633.634.030 atau 8.843 ton; artinya perusahaan harus dapat menjual produk segmen minuman dan segmen makanan sebanyak tingkat break even agar perusahaan tidak mengalami kerugian. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan analisa break even point dalam perusahaan dapat diperoleh manfaat dimana perusahaan dapat mengatur volume penjualan dan menekan biaya dan menaikkan harga untuk mencapai target laba yang diinginkan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Economics > 52 Management Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 03 Mar 2016 11:01
Last Modified: 03 Mar 2016 11:01
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/19101

Actions (login required)

View Item View Item