Perbandingan Efektivitas Madu Hutan dan Madu Ternak Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Puasa Pada Mencit Galur Swiss Webster Yang Diinduksi Oleh Aloksan

Ryanto, Albert Christopher ( 1110182 ) (2014) Perbandingan Efektivitas Madu Hutan dan Madu Ternak Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Puasa Pada Mencit Galur Swiss Webster Yang Diinduksi Oleh Aloksan. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1110182_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (124Kb) | Preview
[img] Text
1110182_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1252Kb)
[img]
Preview
Text
1110182_Chapter 1.pdf - Accepted Version

Download (160Kb) | Preview
[img] Text
1110182_Chapter 2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (426Kb)
[img] Text
1110182_Chapter 3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (188Kb)
[img] Text
1110182_Chapter 4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (221Kb)
[img]
Preview
Text
1110182_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (94Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1110182_Cover.pdf

Download (20Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1110182_Journal.pdf - Accepted Version

Download (220Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1110182_References.pdf - Accepted Version

Download (10Kb) | Preview

Abstract

Diabetes mellitus (DM) adalah suatu kelainan metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau kedua-duanya. Sekitar 8,5 juta penduduk Indonesia mengidap penyakit DM dan akan meningkat menjadi 14,1 juta dalam waktu 20 tahun, sehingga DM merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir ini telah banyak dilakukan penelititan terhadap madu murni, dimana salah satunya adalah pengaruh madu terhadap gula darah. Penelitian ini ditujukan untuk menemukan jenis madu dan dosis yang optimal dalam menurunkan gula darah puasa. Penelitian ini bersifat eksperimental semu dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), menggunakan 42 hewan coba mencit jantan galur Swiss Webster yang diinduksi dengan aloksan untuk menjadi hiperglikemia. Mencit yang telah diinduksi lalu dibagi menjadi 14 kelompok yang diberi madu dari lebah Apis cerana, Apis mellifera, dan Apis dorsata dengan masing-masing dosis sebesar 0,014 g/hari, 0,028 g/hari, 0,042 g/hari, dan 0,056 g/hari, metformin sebagai kontrol positif, dan air bening sebagai kontrol negatif. Percobaan lalu dijalankan selama tiga minggu. Setelah percobaan, data dianalisis dengan menggunakan uji Multiple Analisis of Variace (MANOVA) dilanjutkan dengan uji Analisis Varian (ANAVA) Satu Arah yang dilanjutkan dengan uji Post hoc LSD (Least Significant Difference) dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil percobaan menunjukan bahwa semua madu dari berbagai jenis lebah dapat menurunkan gula darah puasa(p = 0,012), terutama pada minggu ketiga (p = 0,032), namun tidak didapatkan perbedaan yang signifikan antara madu dari berbagai jenis lebah dan dosis yang digunakan dalam menurunkan gula darah puasa. Uji statistik menunjukan bahwa terjadi perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dan kontrol positif dengan kontrol negatif (p > 0,05), namun tidak ada perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan maupun antar kontrol positif dengan perlakuan (p < 0,05). Kesimpulan dari percobaan ini adalah tidak ada perbedaan penggunaan madu dari berbagai jenis lebah maupun dosis dalam menurunkan kadar gula darah puasa.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: madu dari Apis cerana, madu dari Apis mellifera, madu dari Apis dorsata, gula darah puasa.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > 10 School of Medicine
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 29 May 2015 11:00
Last Modified: 08 Nov 2017 04:54
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/12788

Actions (login required)

View Item View Item