Studi Deskriptif Mengenai Derajat Resilience Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Angkatan 2006 Universitas "X" Bandung

Anggraeni, Astrid Papat (0230100) (2008) Studi Deskriptif Mengenai Derajat Resilience Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Angkatan 2006 Universitas "X" Bandung. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0230100_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (395Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0230100_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (549Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0230100_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (315Kb) | Preview
[img] Text
0230100_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (368Kb)
[img] Text
0230100_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (293Kb)
[img] Text
0230100_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (302Kb)
[img]
Preview
Text
0230100_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (260Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0230100_Cover.pdf - Accepted Version

Download (314Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0230100_References.pdf - Accepted Version

Download (295Kb) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran tentang derajat resilience pada mahasiswa Fakultas Kedokteran angkatan 2006 Universitas “X” Bandung yang menghadapi masa transisi dari sekolah menengah menuju perguruan tinggi dan juga menjalani proses pembelajaran dengan sistem kurikulum berbasis kompetensi. Resilience adalah kemampuan inidividu untuk dapat menyesuaikan diri secara positif dan mampu berfungsi secara baik di tengah situasi yang menekan dan banyak halangan dan rintangan (Benard, 1991). Individu yang resilient tercermin melalui empat kategori yaitu social competence, problem solving skills, autonomy, dan sense of purpose. Perkembangan resilience tidak terlepas dari protective factors yaitu caring relationship, high expectation, dan opportunities for participation and contribution yang diberikan oleh keluarga, sekolah, dan masyarakat (Benard, 2002). Rancangan yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan teknik survei. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur resilience adalah modifikasi dari alat ukur yang disusun oleh peneliti sebelumnya berdasarkan teori dari Benard (2004). Dari hasil uji validitas alat ukur diperoleh koefisien korelasi berkisar 0,305 – 0,814 dan reliabilitas 0,939. Adapun sampel penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Angkatan 2006 Universitas “X” Bandung yang memenuhi karakteristik sampel yang telah ditentukan sebelumnya. Teknik analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan SPSS 14.0 for MS. Windows Berdasarkan hasil pengolahan data statistik, terdapat 55.9% mahasiswa memiliki resilience pada derajat yang tinggi dan sebanyak 44.1% mahasiswa memiliki resilience pada derajat yang rendah. Tinggi dan rendah resilience yang dimiliki mahasiswa tidak terlepas dari protective factors yang diberikan oleh keluarga, sekolah, dan masyarakat. Berdasarkan kesimpulan dapat diajukan saran bagi penelitian selanjutnya, yaitu menghubungkan antara resilience dan protectives factors. Untuk saran praktis bagi pihak sekolah, yaitu dapat mempertahankan sistem KBK dan mengembangkan metode-metode pengajaran. Sedangkan bagi mahasiswa, dapat membantu untuk lebih meningkatkan pemahaman dirinya sehingga mampu menyesuaikan diri dengan pola pembelajaran di Fakultas Kedokteran.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 10 Jun 2014 09:05
Last Modified: 10 Jun 2014 09:05
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/6168

Actions (login required)

View Item View Item