Pengembangan Strategi Pemasaran Berdasarkan Analisis Persaingan dan Ekuitas Merek (Studi Kasus Di Tulipware, Bandung)

Erwin, ( 0423170 ) (2010) Pengembangan Strategi Pemasaran Berdasarkan Analisis Persaingan dan Ekuitas Merek (Studi Kasus Di Tulipware, Bandung). Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0423170_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (20Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0423170_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (100Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0423170_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (11Kb) | Preview
[img] Text
0423170_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (223Kb)
[img] Text
0423170_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (259Kb)
[img] Text
0423170_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (74Kb)
[img] Text
0423170_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (899Kb)
[img]
Preview
Text
0423170_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (34Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0423170_Cover.pdf - Accepted Version

Download (4Mb) | Preview
[img]
Preview
Text
0423170_References.pdf - Accepted Version

Download (6Kb) | Preview

Abstract

Perusahaan yang menjadi objek penelitian adalah PT Dian Megah Indo Perkasa dengan merek dagang Twin Tulipware yang didirikan sejak tahun 2000 dengan berkantor pusat di Jalan Wastukencana No 15, Bandung. Perusahaan ini menerapkan sistem direct selling yaitu penjualan secara langsung melalui agen. Berdasarkan data penjualan tahun 2008 diketahui target penjualan perusahaan belum mencapai target yang ditentukan, yang mempengaruhi hal tersebut diantaranya karena kurangnya kerjasama antara agen dan perusahaan, persaingan pasar yang ketat dengan perusahaan sejenis yang telah lebih dahulu berdiri dan telah mempunyai merek yang kuat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan strategi pemasaran melalui analisis persaingan dengan konsep bauran pemasaran dan menganalisis ekuitas merek yang dimiliki perusahaan. Pengumpulan data diperoleh melalui kuesioner untuk agen, kuesioner untuk konsumen, observasi, dan wawancara. Teknik sampling yang digunakan dalam kuesioner agen dan konsumen adalah purposive sampling. Pengambilan data dengankuesioner mengacu pada segmentation, targeting, positioning, bauran pemasaran “7P” dan ekuitas merek. Kuesioner untuk konsumen terdiri dari 6 bagian yaitu pertama mengenai kesadaran merek, bagian kedua mengenai profil responden, bagian ketiga asosiasi merek, bagian keempat persepsi kualitas merek, bagian kelima mengenai loyalitas merek, dan bagian keenam mengenai bauran pemasaran. Sedangkan kuesioner untuk agen hanya terdiri dari dua bagian yaitu pertama mengenai profil responden dan bagian kedua mengenai bauran pemasaran. Pengolahan data kuesioner konsumen untuk profil responden, kesadaran merek, persepsi kualitas merek, dan loyalitas merek menggunakan statistika deskriptif. Asosiasi merek diolah menggunakan Cochran Q Test, sedangkan untuk tingkat kepuasan dan kepentingan diolah dengan Importance-Performance Analysis dan analisis persaingan. Kuesioner agen yaitu profil agen, tingkat kepuasan, dan tingkat kepentingan pengolahan datanya sama dengan metode pengolahan data pada kuesioner konsumen. Hasil akhir dari pengolahan data adalah urutan prioritas perbaikan dan bagaimana ekuitas merek yang dimiliki perusahaan. Dalam membuat usulan positioning mempertimbangkan dari target pasar, ekuitas merek, dan hasil analisis persaingan. Positioning yang diusulkan adalah mempertahankan positioning yang sudah ada yaitu menjadi produk anak bangsa yang berkualitas dengan berpegang pada filosofi “care and growth”. Hasil analisis ekuitas merek diketahui dari dimensi kesadaran merek Tulipware termasuk dalam brand recall, dari dimensi asosiasi merek yang dapat memperkuat identitas merek diantaranya produk teknologi tinggi, dari dimensi persepsi kualitas merek menunjukkan semua atribut dipersepsikan baik, dan dari dimensi loyalitas merek dengan prinsip piramida terbalik Tulipware rendah pada bagian commited dan habitual buyer . Untuk usulan bauran pemasaran mempertimbangkan dari target pasar, positioning, ekuitas merek, hasil persaingan, dan Importance-Performance Analysis. Dari hasil analisis persaingan dipadukan dengan matriks IPA konsumen diketahui atribut yang perlu diperbaiki diantaranya promosi melalui media cetak, layanan pengiriman barang. Sedangkan dari hasil analisis persaingan dan matriks IPA agen diketahui atribut yang perlu diperbaiki diantaranya perusahaan memberikan kesempatan pada agen untuk turut mengembangkan program promosi. Usulan yang dapat diberikan peneliti setelah menganalisis data dari segi konsumen yang diperoleh diantaranya perusahaan perlu menambah promosi melalui bacaan-bacaan wanita, sedangkan untuk strategi promosi agen peneliti mengusulkan diantaranya perusahaan memberikan kesempatan pada agen untuk bekerjasama dengan tim kreatif mengembangkan program promosi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > School of Industrial Engineering
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 21 Feb 2014 09:11
Last Modified: 21 Feb 2014 09:11
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/4836

Actions (login required)

View Item View Item