Analisis dan Usulan Strategi Pemasaran Berdasarkan Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Loyalitas Pelanggan dan Persaingan (Studi Kasus Produk Telkom Flexi Trendy Di Bandung)

Yudha, Decky Andala ( 0323186 ) (2011) Analisis dan Usulan Strategi Pemasaran Berdasarkan Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Loyalitas Pelanggan dan Persaingan (Studi Kasus Produk Telkom Flexi Trendy Di Bandung). Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0323186_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (79Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0323186_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (592Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0323186_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (73Kb) | Preview
[img] Text
0323186_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (233Kb)
[img] Text
0323186_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (292Kb)
[img] Text
0323186_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (258Kb)
[img] Text
0323186_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1085Kb)
[img]
Preview
Text
0323186_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (131Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0323186_Cover.pdf - Accepted Version

Download (71Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0323186_References.pdf - Accepted Version

Download (101Kb) | Preview

Abstract

PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk adalah penyedia layanan telekomunikasi dan jaringan terbesar di Indonesia. TELKOM menyediakan layanan InfoComm, telepon tidak bergerak kabel (fixed wireline) dan telepon tidak bergerak nirkabel (fixed wireless), layanan telepon seluler, data dan internet, serta jaringan dan interkoneksi, baik secara langsung maupun melalui anak perusahaan. Permasalah yang dihadapi Flexi adalah penurunan rata-rata pendapatan per pelanggan per bulan atau yang juga dikenal dengan istilah ARPU (Average Revenue per User) untuk telekomunikasi nirkabel PT Telkom untuk regional Bandung. Pada tahun 2009 ARPU Flexi untuk regional Bandung sebesar Rp 19.000, dan pada tahun 2010 terjadi penurunan ARPU Flexi menjadi Rp 16.000. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dengan pihak management perusahaan, penyebaran kuesioner pendahuluan dan kuesioner penelitian. Penyusunan kuesioner dibagi menjadi 2 tahap yaitu tahap pertama adalah kuesioner pendahuluan dan tahap kedua adalah kuesioner penelitian. Kuesioner pendahuluan digunakan untuk mencari pesaing dari Flexi. Dari hasil kuesioner pendahuluan didapat pesaing Flexi adalah Esia, IM3 dan XL. Setelah didapatkan pesaing, langkah selanjutnya adalah menyusun kuesioner penelitian. Penyusunan kuesioner penelitian menggunakan konsep Marketing Mix 7P. Kuesioner penelitian dibagi menjadi 3 bagian yaitu bagian pertama terdiri dari profil responden, bagian kedua terdiri dari tingkat kepentingan dan kepuasan dari operator selular yang diteliti, bagian ketiga berisi tentang brand loyalty. Kuesioner pendahuluan dan kuesioner penelitian disebarkan masing-masing kepada 100 responden. Teknik sampling yang digunakan pada kuesioner penelitian adalah purposive sampling. Pengolahan data pada kuesioner penelitian ini menggunakan metode Regresi linier berganda yang digunakan untuk mengetahui variabel mana saja yang berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan, uji Hipotesis ketidakpuasan untuk mengetahui tingkat kepuasaan pelanggan terhadap kinerja Flexi , importance performance analysis untuk mengetahui variabel mana saja yang masuk dalam kuadran perbaikan, dan Uji Duncan untuk mengetahui peta persaingan Flexi, apakah unggul, bersaing atau tertinggal dari para pesaingnya. Target pasar Flexi pada penelitian ini adalah usia (24-41 tahun) dan pekerjaan sebagai (Karyawan swasta, PNS/BUMN, Pelajar dan Mahasiswa). Flexi memposisikan dirinya sebagai operator selular dengan layanan telekomunikasi dengan tarif murah, hal ini sesuai dengan slogan baru yang diusung oleh Flexi “Lebih irit kan” Target prioritas perbaikan dibedakan menjadi dua jenis, yang pertama adalah penentuan target prioritas berdasarkan dari hasil Uji Regresi linier berganda, Uji Hipotesis ketidakpuasan, dari diagram IPA. Contoh salah satu prioritas perbaikan pertama adalah Tarif SMS murah antar. Yang kedua adalah penentuan target prioritas perbaikan berdasarkan hasil Uji Duncan, dari hasil Uji Hipotesis ketidakpuasan, dari diagram IPA. Contoh salah satu prioritas perbaikan kedua adalah operator Kemudahan dalam menghubungi customer service Dalam membuat usulan dibedakan menjadi 2 bagian, yang pertama adalah usulan berdasarkan target prioritas perbaikan berdasarkan variabel yang berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan. Contoh salah satu usulan untuk target prioritas pertama adalah Flexi sebaiknya menyediakan tarif SMS murah ke semua operator selular. Penyediaan paket-paket SMS dipandang perlu untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya yang beragam. Flexi dapat menyediakan paket SMS harian, paket SMS mingguan, atau paket SMS bulanan. Yang kedua usulan berdasarkan target prioritas perbaikan berdasarkan hasil persaingan Flexi dengan kompetitornya. Contoh salah satu usulan untuk target prioritas kedua adalah menambah jumlah customer service agar pelanggan tidak terlalu lama menunggu untuk berbicara dengan customer service.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > School of Industrial Engineering
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 27 Nov 2013 10:15
Last Modified: 27 Nov 2013 10:15
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/4646

Actions (login required)

View Item View Item