Perbandingan Efek Berkumur Antara Air Seduhan Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) dan Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Aerob Pada Saliva

Anugerah, Evelyn ( 0912007 ) (2013) Perbandingan Efek Berkumur Antara Air Seduhan Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) dan Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Aerob Pada Saliva. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0912007_Abstract_TOC.PDF - Accepted Version

Download (304Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0912007_Appendices.PDF - Accepted Version

Download (4Mb) | Preview
[img]
Preview
Text
0912007_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (123Kb) | Preview
[img] Text
0912007_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (356Kb)
[img] Text
0912007_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2482Kb)
[img] Text
0912007_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (206Kb)
[img]
Preview
Text
0912007_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (73Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0912007_Cover.PDF - Accepted Version

Download (427Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0912007_References.pdf - Accepted Version

Download (108Kb) | Preview

Abstract

Saliva memainkan peranan penting dalam regulasi pertumbuhan dan aktifitas metabolik dari mikroflora rongga mulut. Di dalam saliva terkandung banyak bakteri yang perlekatannya difasilitasi oleh pelikel saliva dalam mulut waktu 0-24 jam. Perlekatan bakteri ini akan terus berlanjut menjadi biofilm dan diikuti oleh plak. Daun sirih diketahui dapat menghambat perlekatan dari koloni awal plak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berkumur air seduhan daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) dan hijau (Piper betle L) terhadap pertumbuhan bakteri aerob dalam saliva. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimental labolatorik. Jumlah naracoba ditetapkan 20 orang mahasiswa yang diberi perlakuan berkumur menggunakan air seduhan daun sirih hijau dan air seduhan daun sirih merah. Saliva naracoba kemudian diambil, diencerkan dan dikultur. Jumlah populasi bakteri aerob (Colony Forming Unit atau CFU/ml) dihitung Data hasil penelitian menunjukan rerata setelah berkumur menggunakan air seduhan daun sirih hijau (Piper betle L) adalah 8,63, sementara air seduhan daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) adalah 6,31. Uji ANOVA satu arah dan dilanjutkan menggunakan uji Tukey HSD menunjukan jumlah populasi bakteri aerob pada plak gigi setelah berkumur dengan menggunakan air seduhan sirih merah (Piper crocatum Ruiz &Pav) menurun secara signifikan dibandingkan berkumur dengan air seduhan daun sirih hijau (Piper betle L). Kesimpulannya, jumlah populasi bakteri aerob pada saliva setelah berkumur dengan menggunakan air seduhan sirih merah (Piper crocatum Ruiz &Pav) lebih sedikit dibandingkan berkumur dengan air seduhan daun sirih hijau (Piper betle L). Air seduhan daun sirih hijau dan air seduhan daun sirih merah memiliki aktifitas antibakteri, namun air seduhan daun sirih merah memiliki aktifitas antibakteri yang lebih dibandingkan dengan air seduhan daun sirih hijau.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Daun Sirih Merah, Daun Sirih Hijau, Bakteri Aerob, Saliva
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 28 Feb 2013 08:13
Last Modified: 28 Feb 2013 08:13
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/2736

Actions (login required)

View Item View Item