Minasa Na Sengkang Perancangan Busana Ready-to-Wear Deluxe dengan Menggunakan Bahan Utama Tenun Sengkang bagi Masyarakat Perkotaan

Damayanti, Anisa Meisha (1161033) (2015) Minasa Na Sengkang Perancangan Busana Ready-to-Wear Deluxe dengan Menggunakan Bahan Utama Tenun Sengkang bagi Masyarakat Perkotaan. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1161033_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (338Kb) | Preview
[img] Text
1161033_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (5Mb)
[img]
Preview
Text
1161033_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (127Kb) | Preview
[img] Text
1161033_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (416Kb)
[img] Text
1161033_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (947Kb)
[img] Text
1161033_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (902Kb)
[img]
Preview
Text
1161033_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (251Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1161033_Cover.pdf - Accepted Version

Download (2965Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1161033_References.pdf - Accepted Version

Download (194Kb) | Preview

Abstract

Laporan ini menjelaskan proses realisasi pakaian ready-to-wear dengan judul “Minasa Na Sengkang”. Inspirasi berasal dari harapan masyarakat Sengkang untuk tetap mempertahankan budaya menenun seiring berjalanya era globalisasi. Isu tersebut menjadi latar belakang untuk melakukan inovasi pada pakaian agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan. Perwujudan busana ready-to-wear yang menggunakan kain Tenun Sengkang ini dipadukan dengan trend fashion tahun 2016-2017 yang bertopik resistance. Pada awalnya, kain Tenun Sengkang ini hanya digunakan oleh masyarakat setempat dan disebut sebagai lipa (bawahan baju bodo) dan kelompok tertentu. Perpaduan ini diciptakan dengan tujuan dapat membawa Tenun Sengkang ke target market yang lebih luas sebagai alternatif produk busana keseharian. Jenis busana yang dihasilkan tergolong dalam koleksi busana formal yang ditujukan bagi wanita di kalangan menengah atas dengan rentang usia 28-45 tahun. Proses perancangan busana terdiri dari 3 tahapan besar. Pertama di awali dengan observasi atau pengematan mengenai objek inspirasi, eksperimen reka bahan, dan realisasi koleksi pakaian. Data primer yang diperoleh berupa hasil pengalaman, observasi, dan eksperimen. Data sekunder adalah studi kepustakaan yang membantu proses desain dan produksi. Setelah menghimpun data yang diperlukan, kemudian proses yang dilakukan adalah eksperimen reka bahan, yaitu teknik bordir untuk menghasilkan tekstur dan detail pakaian. Proses dilanjutkan dengan realisasi dari pakaian yaitu tahap pembuatan pola dan finalisasi koleksi. Desain busana yang dibuat memiliki siluet I yang nyaman digunakan untuk wanita di daerah perkotaan dengan rentang usia 28-45 tahun. Pada akhirnya, keseluruhan koleksi dibuat untuk memperkaya aplikasi Tenun Sengkang ke dalam koleksi busana wanita. Perpaduan dengan trend yang diharapkan dapat memperluas pasar Tenun Sengkang kepada masyarakat perkotaan. Dengan harapan, target market yang dituju dapat lebih .menghargai hasil karya tekstil khas Indonesia.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Dewasa, Formal,Perkotaan, Tenun Sengkang
Subjects: N Fine Arts > NX Arts in general
Divisions: Faculty of Arts & Design > 61 Diploma Program of Arts and Design (Fashion Design Specialization)
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 13 Apr 2016 08:13
Last Modified: 13 Apr 2016 08:13
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/20026

Actions (login required)

View Item View Item