Peranan Analisa Break Even Point Dalam Menentukan Tingkat Volume Penjualan Di PT Karya Mulia

Dewi, Yurika ( 0452107 ) (2008) Peranan Analisa Break Even Point Dalam Menentukan Tingkat Volume Penjualan Di PT Karya Mulia. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0452107_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (299Kb) | Preview
[img] Text
0452107_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (264Kb)
[img]
Preview
Text
0452107_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (327Kb) | Preview
[img] Text
0452107_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (400Kb)
[img] Text
0452107_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (302Kb)
[img] Text
0452107_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (571Kb)
[img]
Preview
Text
0452107_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (258Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0452107_Cover.pdf - Accepted Version

Download (414Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0452107_References.pdf - Accepted Version

Download (241Kb) | Preview

Abstract

Indonesia saat ini telah memasuki era globalisasi dan menciptakan hubungan antar-negara menjadi sangat terbuka, khususnya dalam hubungan ekonomi internasional. Dengan masuknya Indonesia menjadi anggota AFTA pada tahun 2003, maka perusahaan yang ada di Indonesia harus mempersiapkan diri guna menghadapi persaingan ketat sehingga dapat menarik konsumen dan berusaha merebut pasar dalam negeri. Apabila mendapat pangsa pasar yang baik maka perusahaan dapat memperoleh laba yang optimal. Memperoleh laba merupakan tujuan utama bagi setiap perusahaan dan untuk mencapai hal tersebut pihak manajemen dapat menggunakan alat bantu analisa break even point. Analisa break even point pada PT Karya Mulia berfungsi sebagai alat manajemen untuk mengetahui potensi laba yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh perusahaan dan membantu perusahaan dalam menetapkan volume penjualan minimum berdasarkan perubahan–perubahan yang terjadi dalam pengelolaan biaya, sehingga pihak manajemen dapat menentukan laba maksimum yang dapat diperoleh perusahaan. Dalam menentukan break even point yang berhubungan dengan penelitian ini, biaya dikelompokkan menjadi biaya tetap, biaya variabel, biaya semi variabel. Analisis break even point juga dapat digunakan untuk mengetahui pengaruh perubahan harga jual, biaya tetap, biaya variabel yang paling menguntungkan bagi perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah menilai seberapa besar peranan analisa break even point dalam menentukan tingkat volume penjualan di PT Karya Mulia. Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam melakukan analisa break even point. Metode yang digunakan untuk menganalisis data primer dan data sekunder yang didapat penulis dari PT Karya Mulia adalah analisis deskriptif dan kuantitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebelum melakukan analisa break even point perusahaan harus melakukan pemisahan biaya ke dalam biaya tetap, biaya variabel dan biaya semivariabel. Volume penjualan minimum dalam unit yang harus diproduksi agar perusahaan tidak mengalami kerugian, secara berturut-turut dari tahun 2005-2007 adalah sebagai berikut : tahun 2005 sebanyak 6.307 unit, tahun 2006 sebanyak 6.369 unit, tahun 2007 berdasarkan persentase perubahan rata-rata sebanyak 6.285 unit, tahun 2007 berdasarkan persentase perubahan per rasa sebanyak 6.403 unit. Margin Of Safety secara berturut-turut dari tahun 2005-2007 adalah sebagai berikut : tahun 2005 Margin Of Safety sebesar = 76,96 %, tahun 2006 Margin Of Safety sebesar = 76,61 %, tahun 2007 Margin Of Safety berdasarkan perubahan rata-rata sebesar = 77,07 %, tahun 2007 Margin Of Safety berdasarkan perubahan per rasa sebesar = 75,66 %. Volume penjualan dalam Rupiah yang harus dicapai agar dapat memperoleh laba yang diharapkan, secara berturut-turut dari tahun 2005-2007 adalah sebagai berikut : tahun 2005 sebesar Rp 824.190.274,50, tahun 2006 sebesar Rp 836.754.872,70, tahun 2007 berdasarkan persentase perubahan rata-rata sebesar Rp826.121.226,40, tahun 2007 berdasarkan persentase perubahan per rasa sebesar Rp 845.830.353,60. Penulis melakukan prediksi untuk tahun 2008 berdasarkan data tahun 2006 dan tahun 2007 dengan hasil sebagai berikut : volume penjualan minimum yang harus diproduksi berdasarkan perubahan rata-rata 6.210 unit, volume penjualan Rp 815.971.045, Margin Of Safety 78,97 %, berdasarkan perubahan per rasa 6.416 unit, volume penjualan Rp 851.114.333,90, Margin Of Safety 76,57 %.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Economics > 52 Management Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 27 Nov 2015 09:54
Last Modified: 27 Nov 2015 09:54
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/17572

Actions (login required)

View Item View Item