Analisis Pengendalian Kualitas Dalam Mengatasi Kegagalan Produk Bahan Bulu Pada PT.Putra Pile Indah

Laksono, Aryanto Bimo ( 0452097 ) (2008) Analisis Pengendalian Kualitas Dalam Mengatasi Kegagalan Produk Bahan Bulu Pada PT.Putra Pile Indah. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0452097_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (416Kb) | Preview
[img] Text
0452097_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (136Kb)
[img]
Preview
Text
0452097_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (300Kb) | Preview
[img] Text
0452097_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (709Kb)
[img] Text
0452097_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (308Kb)
[img] Text
0452097_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (429Kb)
[img]
Preview
Text
0452097_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (258Kb) | Preview
[img] Text
0452097_Cover.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (351Kb)
[img]
Preview
Text
0452097_References.pdf - Accepted Version

Download (247Kb) | Preview

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan pertumbuhan ekonomi pada sektor industri di Indonesia menyebabkan persaingan antara industri-industri yang menghasilkan produk sejenis harus lebih kreatif dan aktif dalam menghasilkan produknya. Oleh karena itu, perusahaan dituntut agar dapat menghasilkan produk berkualitas baik dan sesuai keinginan konsumen, hal ini disebabkan karena konsumen yang semakin selektif dalam membeli produk yang mereka inginkan. Untuk menghasilkan produk yang berkualitas dibutuhkan pengendalian kualitas pada produk yang dihasilkan. Melalui pengendalian kualitas yang baik diharapkan dapat mengurangi tingkat kegagalan pada produk dan meminimalkan kerugian-kerugian yang diakibatkan oleh produk yang tidak sesuai dengan standar. PT. Putra Pile Indah merupakan sebuah perusahaan tekstil bahan bulu yang memproduksi 2 jenis bahan bulu, yaitu Hi-Pile (Reguler Hi-Pile, AH, DDF, F/Sheep, Poly Tumbling, Astra dan Printing) dan BOA (Soft Vonnel/ Soft BOA, Vonnel, S/ Dull, Boa, Micro Boa, Mogol dan Printing), perusahaan harus senantiasa mempertahankan dan meningkatkan kualitas produknya. Oleh karena itu, kegiatan pengendalian kualitas sangat diperlukan. Adapun produk yang diteliti adalah bahan bulu jenis Astra, karena memiliki tingkat cacat yang cukup tinggi bila dibandingkan dengan bahan bulu jenis lainnya. Pada saat ini, aktivitas pengendalian kualitas yang dilakukan oleh PT. Putra Pile Indah adalah dengan cara inspeksi langsung melihat bahan baku dan produk jadi saja. Tetapi inspeksi semacam ini belum berhasil dan produk yang dihasilkan pun masih memiliki tingkat cacat yang cukup tinggi. Hal ini mengindikasikan bahwa pengendalian kualitas yang dilakukan belum maksimal. Maka dari itu, diperlukan alat bantu dalam melakukan pengendalian kualitas, salah satunya dengan menggunakan pengendalian kualitas secara statistika (Peta Kendali p). Dari hasil pengendalian kualitas terhadap bahan bulu jenis Astra dengan Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan pertumbuhan ekonomi pada sektor industri di Indonesia menyebabkan persaingan antara industri-industri yang menghasilkan produk sejenis harus lebih kreatif dan aktif dalam menghasilkan produknya. Oleh karena itu, perusahaan dituntut agar dapat menghasilkan produk berkualitas baik dan sesuai keinginan konsumen, hal ini disebabkan karena konsumen yang semakin selektif dalam membeli produk yang mereka inginkan. Untuk menghasilkan produk yang berkualitas dibutuhkan pengendalian kualitas pada produk yang dihasilkan. Melalui pengendalian kualitas yang baik diharapkan dapat mengurangi tingkat kegagalan pada produk dan meminimalkan kerugian-kerugian yang diakibatkan oleh produk yang tidak sesuai dengan standar. PT. Putra Pile Indah merupakan sebuah perusahaan tekstil bahan bulu yang memproduksi 2 jenis bahan bulu, yaitu Hi-Pile (Reguler Hi-Pile, AH, DDF, F/Sheep, Poly Tumbling, Astra dan Printing) dan BOA (Soft Vonnel/ Soft BOA, Vonnel, S/ Dull, Boa, Micro Boa, Mogol dan Printing), perusahaan harus senantiasa mempertahankan dan meningkatkan kualitas produknya. Oleh karena itu, kegiatan pengendalian kualitas sangat diperlukan. Adapun produk yang diteliti adalah bahan bulu jenis Astra, karena memiliki tingkat cacat yang cukup tinggi bila dibandingkan dengan bahan bulu jenis lainnya. Pada saat ini, aktivitas pengendalian kualitas yang dilakukan oleh PT. Putra Pile Indah adalah dengan cara inspeksi langsung melihat bahan baku dan produk jadi saja. Tetapi inspeksi semacam ini belum berhasil dan produk yang dihasilkan pun masih memiliki tingkat cacat yang cukup tinggi. Hal ini mengindikasikan bahwa pengendalian kualitas yang dilakukan belum maksimal. Maka dari itu, diperlukan alat bantu dalam melakukan pengendalian kualitas, salah satunya dengan menggunakan pengendalian kualitas secara statistika (Peta Kendali p). Dari hasil pengendalian kualitas terhadap bahan bulu jenis Astra dengan menggunakan Peta Kendali p, masih ditemukan penyimpangan berupa adanya titik- titik yang berada di luar batas kendali atas (UCL) sehingga perlu dilakukan 1 (satu) kali revisi untuk mencari batas-batas kendali yang baru. Dalam mencari jenis cacat yang paling dominan digunakan Diagram Pareto, dari hasil analisis menggunakan Diagram Pareto ditemukan jenis-jenis cacat yang terjadi pada bahan bulu jenis Astra. Jenis-jenis cacat tersebut adalah ukuran tidak sesuai (38,6%), warna tidak sesuai (26,8%), volume berubah (15,2%), kotor (12,9%) dan ketebalan berbeda (6,5%). Sedangkan untuk mengetahui penyebab kecacatan yang terjadi, digunakan Diagram Sebab-Akibat. Dari hasil analisis menggunakan Diagram Sebab-Akibat dengan meninjau faktor manusia, mesin, metode, bahan baku dan lingkungan maka faktor paling dominan penyebab terjadinya cacat pada bahan bulu jenis Astra adalah faktor mesin yang sudah berumur, temperatur mesin yang tidak sesuai dan stabilitas input listrik tidak stabil.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Economics > 52 Management Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 24 Nov 2015 10:29
Last Modified: 24 Nov 2015 10:29
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/17504

Actions (login required)

View Item View Item