Studi Kontribusi Mengenai Trait Kepribadian Terhadap Resiliency Pada Anggota Polri Korban Ledakan Bom di Mapolresta Cirebon

Febriyanti, Intan Rike (0930013) (2013) Studi Kontribusi Mengenai Trait Kepribadian Terhadap Resiliency Pada Anggota Polri Korban Ledakan Bom di Mapolresta Cirebon. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0930013_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (131Kb) | Preview
[img] Text
0930013_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (531Kb)
[img]
Preview
Text
0930013_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (330Kb) | Preview
[img] Text
0930013_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (330Kb)
[img] Text
0930013_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (375Kb)
[img] Text
0930013_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (129Kb)
[img]
Preview
Text
0930013_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (57Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0930013_Cover.pdf - Accepted Version

Download (825Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0930013_References.pdf - Accepted Version

Download (58Kb) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui kontribusi trait kepribadian (trait Neuroticism, Ekstraversion, Openness, Agreeableness dan Conscientiousness) terhadap resiliency pada polisi korban ledakan bom di Mapolresta Cirebon. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling, dan sampel berukuran 23 orang. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah causal relationship. Alat ukur untuk mengukur trait diadaptasi dari teori big five personality (McCrae and Costa, 1992), yaitu Big Five Inventory 44, terdiri dari 44 item. Tetapi alat untuk mengukur resiliency adalah kuesioner yang disusun oleh peneliti berdasarkan empat aspek personal strenght (Bonnie Benard, 2004), terdiri dari 53 item dan menggunakan validasi content. Data yang diperoleh diolah menggunakan uji regresi linier sederhana. Berdasarkan pengolahan data secara statistik, maka diperoleh kontribusi trait neuroticism terhadap resiliency sebesar 28,7%, kontribusi trait ekstraversion terhadap resiliency sebesar 3,5%, dan kontribusi trait openness sebesar 21%. Untuk kontribusi trait conscientiousness terhadap resiliency sebesar 36,4% serta kontribusi trait agreeableness terhadap resiliency sebesar 26,4%. Kesimpulan yang diperoleh adalah jika korban bom memiliki derajat trait neuroticsm yang tinggi, maka akan membuat resiliency nya rendah. Jika korban bom memiliki derajat yang tinggi pada trait openness, trait agreeableness, trait conscientiousness maka akan membuat resiliency nya tinggi. Namun, derajat trait ekstraversion yang dimiliki korban bom tidak memiliki pengaruh yang berarti bagi resiliency korban bom. Peneliti mengajukan saran untuk peneliti selanjutnya, sebaiknya lebih memilih meneliti keterkaitan protective factor terhadap resiliency pada individu yang mengalami traumatic. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan sharing, konseling dan membentuk support group untuk memfungsikan trait conscientiousness dan trait agreeableness yang dimiliki masing-masing korban bom.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > 30 Bachelor of Psychology Program
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 10 Jun 2015 10:12
Last Modified: 10 Jun 2015 10:12
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/13036

Actions (login required)

View Item View Item