Hubungan Antara Kohesivitas Keluarga dan Self-Esteem Pada Siswa SMP "X" di Kota Cimahi

Keren F. R., Martina (0530134) (2011) Hubungan Antara Kohesivitas Keluarga dan Self-Esteem Pada Siswa SMP "X" di Kota Cimahi. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0530134_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (46Kb) | Preview
[img] Text
0530134_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1222Kb)
[img]
Preview
Text
0530134_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (85Kb) | Preview
[img] Text
0530134_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (58Kb)
[img] Text
0530134_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (53Kb)
[img] Text
0530134_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (31Kb)
[img]
Preview
Text
0530134_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (12Kb) | Preview
[img] Text
0530134_Cover.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (82Kb)
[img]
Preview
Text
0530134_References.pdf - Accepted Version

Download (26Kb) | Preview

Abstract

Siswa SMP berada pada masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa, sehingga memerlukan self-esteem dalam menghadapi berbagai perubahan yang terjadi dalam hidupnya. Salah satu sumber yang berpengaruh terhadap perkembangan self-esteem adalah kohesivitas keluarga. Oleh karena itu, penelitian ini dilaksanakan untuk memperoleh gambaran mengenai seberapa kuat hubungan antara kohesivitas keluarga dan self-esteem pada siswa SMP “X” di Kota Cimahi. Teori kohesivitas keluarga yang digunakan peneliti yaitu teori Family Cohesion dari Olson (1984), yang mendefinisikan kohesivitas keluarga sebagai ikatan emosional yang dimiliki anggota keluarga satu terhadap yang lain. Sedangkan teori self-esteem yang digunakan yaitu teori self-esteem dari Coopersmith (1967), yang mendefinisikan self-esteem sebagai evaluasi yang dibuat individu atas penghargaan untuk dirinya dan mengindikasikan sejauhmana individu percaya bahwa dirinya mampu, berarti, sukses, dan berharga. Selain itu, digunakan pula teori tentang remaja dari Santrock, 2003. Penelitian ini menggunakan rancangan korelasional, dengan teknik pengambilan sampelnya adalah sensus. Adapun sampel yang digunakan adalah siswa-siswi kelas VII, VIII, dan IX yang berjumlah 214 siswa. Alat ukur yang digunakan adalah Family Cohesion yang merupakan bagian dari alat ukur Family Adaptibility and Cohesion Scale II dari David L. Olson (1982) dan Self-Esteem Inventory (SEI) dari Coopersmith, 1967 yang diterjemahkan oleh peneliti. Validitas kedua alat ukur ini dilakukan dengan cara construct validity. Alat ukur Family Cohesion memiliki internal consistency 0.80. Sedangkan alat ukur Self-Esteem Inventory (SEI) memiliki koefisien alpha 0.88 Data yang diperoleh diolah menggunakan uji korelasi Spearman dengan program SPSS 17.0, sehingga didapat koefisien korelasi untuk kohesivitas keluarga dan self-esteem adalah 0,432. Artinya, semakin variabel kohesivitas keluarga meningkat, maka variabel self-esteem akan meningkat, demikian sebaliknya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan yang moderat antara kohesivitas keluarga dan self-esteem pada siswa SMP “X” di Kota Cimahi. Untuk penelitian selanjutnya, peneliti menyarankan agar meneliti pengaruh kohesivitas keluarga terhadap self-esteem dan relasi teman sebaya terhadap self-esteem, kemudian dilihat mana yang lebih kuat pengaruhnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > 30 Bachelor of Psychology Program
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 16 Mar 2015 11:18
Last Modified: 16 Mar 2015 11:18
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/11152

Actions (login required)

View Item View Item