Perempuan yang Termarjinalkan

Hardiwidjaja, Milawaty ( 0662006 ) (2007) Perempuan yang Termarjinalkan. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0662006_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (34Kb) | Preview
[img] Text
0662006_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (5Mb)
[img]
Preview
Text
0662006_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (20Kb) | Preview
[img] Text
0662006_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (179Kb)
[img] Text
0662006_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (220Kb)
[img] Text
0662006_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (157Kb)
[img]
Preview
Text
0662006_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (9Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0662006_Cover.pdf - Accepted Version

Download (131Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0662006_References.pdf - Accepted Version

Download (11Kb) | Preview

Abstract

Agama dan tradisi yang ditandai oleh kebudayaan yang bersifat patriakhi menempatkan perempuan pada posisi termarjinalkan.Perempuan direduksi ke status kelas dua dan berada dalam status subordinat. Namun perempuan di daerah pinggiran mampu menerima fenomena ini karena kepatuhan pada tradisi yang selalu dikaitkan dengan agama. Pengertian marjinaltidak lagi diartikan dengan cara berpikir yang negatif melainkan diterima dan dipertahankan sebagai bagian kebudayaan yang tidak tercemar oleh feminisme. Mereka mengembangkan konsep hidup yang lebih relevan dengan suara lokalitas, yakni feminisme multikultural yang sebut saja feminisme postradisional Menanggapi permasalahan kehidupan perempuan termajinalkan dibuat karya lukis dengan tujuan menghadirkan subjektivitas perempuan melalui mata perempuan. Pemilihan objek tubuh perempuan menarik untuk divisualisasikan karena selain indah, gesturenya merupakan bahasa tubuh yang dapat menyampaikan sesuatu pesan yang tak terungkapkan oleh kata-kata. Perasaan termarjinalkan akan diungkapkan melalui gesture. Untuk memvisualkan permasalahan ini, karya dibuat dengan komposisi yang menempatkan tubuh perempuan pada kanvas dimana kanvas ditransformasikan menjadi sebuah ruang. Selain itu, dipertegas melalui penggalan-penggalan bidang warna yang membentuk suatu komposisi. Gabungan ruang berperan sebagai elemen dan memposisikan objek pada tepi kanvassehingga memberi kesan marjinal.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: marjinal, tubuh perempuan, ruang
Subjects: N Fine Arts > NX Arts in general
Divisions: Faculty of Arts & Design > 62 Fine Arts Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 06 Feb 2015 06:39
Last Modified: 06 Feb 2015 06:39
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/10585

Actions (login required)

View Item View Item