Santosa, Vincentius William Leonardo (1763009) (2021) Perancangan Interior Tourist Center Kawasan Kota Lama Semarang. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.
|
Text
1763009_Abstract_TOC.pdf Download (193Kb) |
|
|
Text
1763009_Chapter1.pdf Download (127Kb) |
|
|
Text
1763009_Chapter2.pdf Restricted to Registered users only Download (3055Kb) |
|
|
Text
1763009_Chapter3.pdf Restricted to Registered users only Download (1868Kb) |
|
|
Text
1763009_Chapter4.pdf Restricted to Registered users only Download (1251Kb) |
|
|
Text
1763009_Conclusion.pdf Download (85Kb) |
|
|
Text
1763009_Cover.pdf Download (150Kb) |
|
|
Text
1763009_References.pdf Download (151Kb) |
Abstract
Kawasan Kota Lama Semarang merupakan salah satu kawasan peninggalan Belanda yang menjadi kawasan wisata favorit di Kota Semarang dengan estetika, kejamakan, kelangkaan, dan peranan sejarah yang menjadi daya tarik tersendiri dari Kota Semarang. Dengan status Best Preserved Colonial City dari UNESCO, upaya revitalisasi dan pengembangan terutama di bidang pariwisata terus dilakukan. Perancangan Tourist Center Kawasan Kota Lama Semarang ini menjadi salah satu wadah masyarakat dan pengunjung Kawasan Kota Lama Semarang untuk semakin mengenal dan memenuhi kebutuhan pengunjung dengan memperhatikan berbagai aspek salah satunya pemanfaatan sistem adaptive reuse dan memasukkan elemen colonial style kedalam interior bangunan tidak hanya untuk estetika tapi juga membawa pengunjung merasakan nuansa KKLS. Perancangan Tourist Center ini mengangkat konsep Kuna, kini, dan nanti. Demikianlah kira – kira Kawasan Kota Lama Semarang mati – matian diupayakan sebagai situs sejarah sepanjang masa. Terlepas dari predikat warisan budaya oleh UNESCO, Kota Lama Semarang kini ternyata juga bisa mengalami krisis identitas. Transformasi Vijfhoek van Samarangh menjadi Kota Lama Semarang diterapkan dalam perancangan dengan menggabungkan gaya khas kolonial dengan modernisasi yang terus berkembang. Belajar berdialog dengan zaman peralihan yang sarat konflik, tanpa meninggalkan keasliannya, Tourist Center KKLS mengajak kita menerima Kota Lama Semarang lebih dari sekadar mesin waktu. Lewat detail-detail yang saling berinteraksi, Kota Lama Semarang tak lain adalah persona yang juga bernapas, berdenyut, dan bersiklus. Dia raksasa tua, tapi bisa meremaja, dan mendewasa. Dia hidup.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tourist Center, Kota Lama Semarang, Revitalisasi, Zaman, Benteng Vijfhoek | ||||||||||||||||
| Subjects: | N Fine Arts N Fine Arts > NK Decorative arts Applied arts Decoration and ornament |
||||||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Arts & Design > 63 Interior Design Department | ||||||||||||||||
| Depositing User: | Perpustakaan Maranatha | ||||||||||||||||
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 04:05 | ||||||||||||||||
| Last Modified: | 18 Feb 2026 04:05 | ||||||||||||||||
| URI: | http://repository.maranatha.edu/id/eprint/34807 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
