Perancangan Alat Bantu Kerja, Perbaikan Lingkungan Fisik, dan Pembuatan Strandar Operasional Prosedur Pekerjaan Bongkar Muat (Studi Kasus di PT. Suryagita Nusaraya)

Alexander, Yohana (1323017) (2017) Perancangan Alat Bantu Kerja, Perbaikan Lingkungan Fisik, dan Pembuatan Strandar Operasional Prosedur Pekerjaan Bongkar Muat (Studi Kasus di PT. Suryagita Nusaraya). Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img] Text
1323017_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (0b)
[img] Text
1323017_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (0b)
[img] Text
1323017_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (0b)
[img] Text
1323017_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (0b)
[img] Text
1323017_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (0b)
[img] Text
1323017_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (0b)
[img] Text
1323017_Chapter6.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (0b)
[img] Text
1323017_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (0b)
[img] Text
1323017_Cover.pdf - Accepted Version

Download (0b)
[img] Text
1323017_References.pdf - Accepted Version

Download (0b)

Abstract

Teknologi masa kini berkembang pesat, mulai dari mudahnya melakukan transaksi hanya dengan membuka aplikasi hingga melakukan pemilihan dan pembelian barang secara langsung. Berkembangnya pembelian dan pemilihan barang secara online menyebabkan menjamurnya jasa pengiriman barang dari toko online hingga sampai ke tangan pembeli. Salah satu jasa pengiriman barang adalah PT Suryagita Nusaraya yang menyalurkan barang dari JNE ke beberapa maskapai penerbangan seperti Garuda Indonesia, Citilink, dan lainnya. PT Suryagita Nusaraya harus memindahkan barang dari kantor ekspedisi menuju Regulated Agent untuk selanjutnya dikirim ke maskapai penerbangan. Kegiatan ini membutuhkan energi yang cukup besar, dikarenakan barang relatif banyak dan berat. Pegawai memindahkan barang secara berulang, dengan postur tubuh kurang baik dan tanpa menggunakan alat bantu kerja. Hal ini menyebabkan pegawai merasa kelelahan dan mengeluh sakit pada beberapa bagian tubuhnya. Lantai yang licin pun menjadi salah satu faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan kerja. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan penelitian dengan tujuan menganalisis postur kerja pegawai pengangkut barang menggunakan metode REBA, menganalisis resiko cidera menggunakan metode RWL, merancang alat bantu kerja usulan, memperbaiki lingkungan fisik, dan memberikan SOP usulan yang sebaiknya ditetapkan dalam hal pengangkutan barang. Untuk mengetahui kondisi postur aktual, penulis melakukan pengumpulan data antara lain kuesioner Nordic Body Map, foto-foto pegawai saat melakukan aktivitas penurunan dan pengangkatan barang, dan data yang digunakan untuk perhitungan RWL. Selain itu, penulis melakukan pengumpulan data berupa dimensi mobil box, dimensi barang, layout Regulated Agent, dan lingkungan fisik aktual. Setelah penulis mengumpulkan data tersebut, penulis melakukan pengolahan data menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Recommended Weight Limit (RWL) untuk mengetahui potensi cidera terkait postur kerja ditinjau dari metode REBA dan RWL. Setelah melakukan pengolahan data penulis melakukan analisis postur kerja aktual dan lingkungan fisik. Hasil analisis menunjukan bahwa kegiatan pemindahan barang aktual memiliki postur kerja yang kurang baik dan menimbulkan resiko cidera. Selain itu, lingkungan fisik aktual masih kurang kondusif karena lantai licin dan pencahayaan yang kurang. Penulis memberikan usulan alat bantu kerja berupa gerobak yang berfungsi sebagai media perpindahan barang serta rel sebagai pijakan gerobak saat melaju. Perancangan gerobak dan rel akan menghilangkan kegiatan penurunan barang dari mobil box PT Suryagita Nusaraya ke lantai Regulated Agent. Untuk memperbaiki lingkungan fisik, penulis memberikan alat bantu penerangan berupa lampu kepala dan pelindung saat hujan berupa penutup kaca yang diletakan di atas mobil box milik PT Suryagita Nusaraya. Dari segi keamanan, penulis merancang gerobak yang dapat dijadikan pegangan pegawai saat melakukan perpindahan barang sehingga resiko tergelincir dapat diminimasi. Penulis memberikan alternatif penugasan untuk ketiga pegawai saat melakukan perpindahan barang dan juga membuat SOP saat tidak hujan maupun hujan dan penulis memberikan alternatif penugasan jika terjadi reduksi pegawai. Jika dibandingkan dengan dengan kondisi aktual, alat bantu kerja yang penulis rancang dapat mereduksi resiko cidera. Selain itu jika ditinjau dari metode REBA, postur kerja usulan memperoleh score yang lebih baik dari aktual. Dengan adanya gerobak yang dilengkapi dengan roda serta rel sebagai pijakan gerobak saat melaju, pegawai membutuhkan tenaga yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan kondisi aktual sehingga memperlambat kelelahan yang dialami pegawai.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Perpindahan barang, Musculoskeletal Disorders (MSDs), Rapid Entire Body Assessment (REBA), Recommended Weight Limit (RWL), lingkungan fisik.
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Faculty of Engineering > 23 Industrial Engineering Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 08 Jun 2017 01:24
Last Modified: 08 Jun 2017 01:24
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/22569

Actions (login required)

View Item View Item