Pendekatan Multi Kriteria Untuk Merancang Sistem Tata Letak Manufaktur Di Pt Xyz

Rizkia, Afni (1223122) (2016) Pendekatan Multi Kriteria Untuk Merancang Sistem Tata Letak Manufaktur Di Pt Xyz. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1223122_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (345Kb) | Preview
[img] Text
1223122_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (659Kb)
[img]
Preview
Text
1223122_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (122Kb) | Preview
[img] Text
1223122_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (548Kb)
[img] Text
1223122_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (157Kb)
[img] Text
1223122_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (176Kb)
[img] Text
1223122_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2118Kb)
[img]
Preview
Text
1223122_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (42Kb) | Preview
[img] Text
1223122_Cover.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (843Kb)
[img]
Preview
Text
1223122_References.pdf - Accepted Version

Download (38Kb) | Preview

Abstract

PT XYZ adalah salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam pembuatan suku cadang dan komponen sepeda motor. Tata letak saat ini disusun berdasarkan kesamaan jenis mesin yang diletakkan dalam satu lokasi yaitu tata letak by process. Produk yang dihasilkan cukup beragam dengan jenis dan ukuran yang berbeda, sehingga menyebabkan adanya variasi proses produksi. Akibatnya aliran material handling tidak beraturan, jarak tempuh material menjadi lebih jauh, dan ongkos material handling lebih tinggi. Hal tersebut akan mempengaruhi kemampuan perusahaan dalam bersaing untuk memenangkan pasar. Tidak adanya perubahan pada penyusunan tata letak ini disebabkan adanya kerumitan dalam mempertimbangkan kriteria penyusunan tata letak yang sesuai. Selain faktor kuantitatif dalam penyusunan tata letak perlu diperhatikan faktor kualitatif. Faktor kualitatif yaitu seperti kecukupan ruang di lantai produksi, kemudahan pengawasan, kelancaran aliran material, dan kemudahan komunikasi antar operator. Faktor-faktor tersebut mempengaruhi dalam pengambilan keputusan penyusunan tata letak yang sesuai bagi perusahaan. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, penulis memberikan usulan penyusunan tata letak menggunakan Group Technology (GT) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) sebagai alat ukur untuk mengevaluasi tata letak aktual dan tata letak usulan. Dalam menentukan usulan tata letak, dilakukan beberapa tahap pengolahan data dan analisis. Tahap pertama yaitu mengolah data perusahaan menggunakan GT. Metode yang digunakan adalah Single Linkage Clustering (SLC), Complete Linkage Clustering (CLC), dan Average Linkage Clustering (ALC). Tahap kedua dan seterusnya yaitu penggunaan AHP dalam menentukan kriteria dan sub kriteria penyusunan tata letak yang sesuai dengan perusahaan. Tahap ketiga pengolahan data kriteria dan sub kriteria untuk menghasilkan bobot global. Tahap terakhir adalah membandingkan tata letak aktual dan tata letak usulan. Setelah melakukan pengolahan data dari ketiga metode diperoleh 12 tata letak usulan, kemudian dipilih 6 tata letak usulan berdasarkan ongkos material handling yang paling kecil, yaitu SLC Non-Duplikasi Outflow, SLC Optimisasi Inflow, SLC Optimisasi Outflow, CLC Non-Duplikasi Inflow, ALC Optimisasi Inflow, dan ALC Optimisasi Outflow. Selain itu diperoleh juga 5 kriteria, yaitu pengawasan, material handling, kapasitas, aliran material & informasi, dan set up. Setelah perusahaan membandingkan tata letak dengan berbagai kriteria, diperoleh tata letak usulan yaitu SLC Optimisasi Inflow. Keunggulannya adalah kemudahan untuk pengawasan, kemudahan mengambil dan menempatkan material, efisiensi penggunaan lahan, kemudahan untuk ekspansi, dan meminimasi ongkos material handling Dalam menyusun tata letak tidak hanya mempertimbangkan ongkos material handling, namun harus mempertimbangkan faktor lainnya sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Jadi dapat disimpulkan metode AHP ini dapat menyeimbangkan antara faktor kuantitatif dan kualitatif yang menguntungkan perusahaan untuk memenangkan pasar dan meningkatkan daya saing.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Faculty of Engineering > 23 Industrial Engineering Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 28 Sep 2016 08:51
Last Modified: 28 Sep 2016 08:51
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/21104

Actions (login required)

View Item View Item