Peranan Elemen Desain Interior Dalam Pembentukan Atmosfir Atrium Mall Pacific Place

Carina, (0863092) (2009) Peranan Elemen Desain Interior Dalam Pembentukan Atmosfir Atrium Mall Pacific Place. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img] Text
0863092_Abstract_TOC.pdf

Download (54Kb)
[img] Text
0863092_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (59Kb)
[img]
Preview
Text
0863092_Chapter 1.pdf

Download (142Kb) | Preview
[img] Text
0863092_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (625Kb)
[img] Text
0863092_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1629Kb)
[img] Text
0863092_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3577Kb)
[img] Text
0863092_Conclusion.pdf

Download (33Kb)
[img]
Preview
Text
0863092_Cover.pdf

Download (45Kb) | Preview
[img] Text
0863092_References.pdf

Download (24Kb)

Abstract

Perkembangan kota-kota besar di Indonesia, mengalami kemajuan yang cukup pesat dalam berbagai bidang, seperti dalam bidang ekonomi, sosial, budaya dan pariwisata. Kebutuhan akan gaya hidup mewah (living luxurious) dan dinamis yang menjadi tren bagi masyarakat mapan ibu kota, mendorong maraknya kehadiran mall-mall di Jakarta, khususnya high-end mall yang memiliki daya tarik tersendiri melalui desain dan konsep yang ingin ditampilkan serta menawarkan berbagai fasilitas dengan kenyamanan bagi para konsumennya akan menjadi sangat penting keberadaannya karena melalui hal-hal tersebut mall dapat menunjukkan karakter, prestige serta lifestyle dari kosumen yang menjadi pasar sasarannya. Atrium yang memiliki tema perancangan yang baik, unik serta menarik dapat menunjukkan karakter, membentuk suasana dan citra yang ingin ditampilkan oleh sebuah mall. Dalam persaingan yang semakin ketat, masing-masing mall berusaha untuk membangun budaya, identitas dan citra yang positif untuk menarik konsumennya. Citra sebuah mall secara utuh dibentuk melalui serangkaian proses yang dijalani oleh pengunjung ketika pengunjung tersebut mengunjungi mall tersebut. Citra merupakan kesan yang ditangkap oleh seseorang melalui stimuli (rangsangan) kepada indera visual, pendengaran, rasa, penciuman dan perabaan sehingga secara total akan terbangun citra yang utuh dari obyek yang dimaksud. Citra akan ditangkap pengunjung melalui elemen-elemen perancangan mall, baik perancangan arsitektur maupun interior. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan analisis kualitatif melalui studi literatur berupa teori elemen desain interior, dan teori persepsi serta studi lapangan berupa wawancara dengan pihak Mall Pacific Place sebagai objek penelitian. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling. Pcngunjung mall juga berperan dalam memberi pendapat melalui kuesioner karena jawaban pengunjung tersebut akan menjadi indikasi kecenderungan pendapat mereka tentang kesesuaian tema perancangan dengan citra yang terbentuk dari elemen desain interior pada Atrium Mall Pacific Place. Penerapan elemen desain interior pada elemen pembentuk ruang mengalami kesesuaian dengan tema perancangan sebesar 72%, sedangkan sebesar 28% mengalami ketidaksesuaian. Sehingga dapat disimpulkan bahwa citra yang terbentuk dari elemen desain interior pada atrium Mall Pacific Place sesuai dengan tema perancangan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 27 Mar 2012 04:27
Last Modified: 08 May 2012 04:10
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/841

Actions (login required)

View Item View Item