Studi Deskriptif Tentang Kreativitas Anak Usia 10 - 11 Tahun di SD 'X' yang Menggunakan Pendekatan Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) di Jakarta

Sari, Oki Krisna (0230048) (2007) Studi Deskriptif Tentang Kreativitas Anak Usia 10 - 11 Tahun di SD 'X' yang Menggunakan Pendekatan Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) di Jakarta. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0230048_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (262Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0230048_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (490Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0230048_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (360Kb) | Preview
[img] Text
0230048_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (453Kb)
[img] Text
0230048_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (297Kb)
[img] Text
0230048_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (317Kb)
[img]
Preview
Text
0230048_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (222Kb) | Preview
[img] Text
0230048_Cover.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (407Kb)
[img]
Preview
Text
0230048_References.pdf - Accepted Version

Download (223Kb) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran tentang kreativitas anak usia 10 – 11 tahun di SD ‘X’ yang menggunakan pendekatan Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan teknik survey. Variabel penelitiannya adalah kreativitas. Pengambilan data ini di lakukan di SD ‘X’ Jakarta, dengan populasi sasaran seluruh kelas V di SD ‘X Jakarta dengan jumlah jumlah sampel sebanyak 96 orang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tes Kreativitas Figural yang diadaptasi dari “Circle Test” Torrance (1974). Tes ini telah distandarisasi untuk penggunaan di Indonesia bagi kelompok 10 – 18 tahun oleh Prof. Dr. S.C. Utami Munandar, dkk. (Universitas Indonesia, 1988). Tes ini mewakili 4 aspek kreativitas. Selain itu, peneliti juga membuat kuesioner sebagai data penunjang yang mewakili faktor pendorong kreativitas. Pengolahan data dilakukan berdasarkan penilaian yang telah distandarisasikan oleh Prof. Dr. S.C. Utami Munandar, dkk. (Universitas Indonesia, 1988). Hasil pembahasan menggunakan teknik distribusi frekuensi dan tabulasi silang. Hasil yang deperoleh dari penelitian ini menunjukan bahwa pada umumnya anak usia 10 – 11 tahun di SD ‘X’ Jakarta yang memiliki derajat kreativitas yang tergolong rata-rata, yaitu 68 atau 70,8% anak. Pada anak-anak dengan derajat kreativitas rata-rata ini, terdapat 32 atau 47,1% anak dengan derajat aspek fluency rata-rata, 36 atau 52,9% anak dengan derajat aspek flexibility rata-rata, 33 atau 48,5% anak dengan derajat originality rendah, dan 29 atau 42,6% anak dengan derajat aspek elaboration rendah. Sedangkan pada 28 atau 29,2% anak usia 10 – 11 tahun di SD ‘X’ dengan derajat kreativitas tinggi terdapat 24 atau 85,7% anak dengan derajat aspek fluency tinggi, 25 atau 89,3% anak dengan derajat aspek flexibility tinggi, 27 atau 96,4% anak dengan derajat aspek originality tinggi, dan 14 atau 50,0% anak dengan derajat aspek elaboration tinggi pula. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah secara umum anak usia 10 – 11 tahun di SD ‘X’ Jakarta memiliki derajat kreativitas yang tergolong rata-rata. Saran dari penelitian ini adalah para guru pengajar di SD ‘X’ Jakarta untuk lebih memperhatikan optimalisasi penggunaan pendekatan CBSA serta bentuk stimulasi-stimulasi yang dapat mengembangkan seluruh aspek-aspek kreativitas, terutama aspek originality dan elaboration sehingga pengembangan kreativitas anak menjadi lebih optimal di seluruh aspek kreativitas

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 28 May 2014 10:13
Last Modified: 28 May 2014 10:13
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/5990

Actions (login required)

View Item View Item