Studi Deskriptif Mengenai Emotional Autonomy pada Siswa-siswi Kelas VI SD 'X' Bandung

Ajeng P., Dewi (0230017) (2009) Studi Deskriptif Mengenai Emotional Autonomy pada Siswa-siswi Kelas VI SD 'X' Bandung. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0230017_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (257Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0230017_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (229Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0230017_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (311Kb) | Preview
[img] Text
0230017_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (325Kb)
[img] Text
0230017_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (302Kb)
[img] Text
0230017_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (285Kb)
[img]
Preview
Text
0230017_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (261Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0230017_Cover.pdf - Accepted Version

Download (316Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0230017_References.pdf - Accepted Version

Download (234Kb) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk diperoleh gambaran mengenai derajat Emotional Autonomy pada siswa-siswi kelas VI SD ‘X’ Bandung. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dan pemilihan sampel menggunakan purposive sampling, adapun sampel dalam penelitian ini adalah 65 siswa-siswi kelas VI SD ‘X’ Bandung yang memenuhi kriteria. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner derajat emotional autonomy yang dimodifikasi oleh peneliti berdasarkan teori emotional autonomy oleh Laurance Steinberg (2002), yang terdiri dari 22 item. Berdasarkan pengolahan data secara statistik dengan program SPSS 10.diperoleh uji validitas berkisar antara 0,358 – 0,780 sedangkan uji realibilitas sebesar 0.8093. Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan distribusi frekuensi dan tabulasi silang. Kesimpulan yang diperoleh sebanyak 63.1% siswa-siswi kelas VI SD ‘X’ Bandung memiliki emotional autonomy tinggi. Pada siswa-siswi yang memiliki emotional autonomy tinggi, memiliki aspek nondependency yang tinggi. Sedangkan siswa-siswi yang memiliki emotional autonomy rendah, memiliki aspek deidealisation, parent as people dan individuation yang rendah. Peneliti mengajukan saran agar dilakukan penelitian lanjutan mengenai emotional autonomy yang dikaitkan dengan variabel yang berbeda.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 26 May 2014 09:15
Last Modified: 26 May 2014 09:15
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/5948

Actions (login required)

View Item View Item