Tuts Organ Elektronik Menggunakan Pengontrol Mikro

Edwin, ( 0622030 ) (2010) Tuts Organ Elektronik Menggunakan Pengontrol Mikro. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0622030_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (254Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0622030_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (3979Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0622030_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (31Kb) | Preview
[img] Text
0622030_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (725Kb)
[img] Text
0622030_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (468Kb)
[img] Text
0622030_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (472Kb)
[img]
Preview
Text
0622030_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (27Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0622030_Cover.pdf - Accepted Version

Download (405Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0622030_References.pdf - Accepted Version

Download (191Kb) | Preview

Abstract

Perkembangan teknologi peralatan elektronik diutamakan di jaman sekarang. Peralatan mekanik dapat digantikan dengan peralatan secara elektronik. Peralatan menggunakan elektronik lebih mudah untuk diperbaiki jika terjadi kerusakan. Tuts organ pada umumnya bekerja secara mekanik. Tuts mekanik dapat lebih mudah rusak seperti terjadi kekendoran pada palu atau peredam. Pada Tugas Akhir ini dibuat tuts organ elektronik menggunakan sensor dan pembangkit sinyal nada dengan pengontrol mikro. Tuts yang dibuat berfungsi untuk dapat membedakan kuat sentuhan dari jari. Perbedaan kuat sentuhan akan berpengaruh pada kuat suara yang dihasilkan. Pengontrol mikro digunakan untuk mempermudah melakukan kendali secara komputer. Pengontrol mikro mengendalikan satu input dari tujuh buah tuts dalam satu waktu dan output berupa suara yang dihasilkan sesuai dari input. Organ dibuat memiliki catu daya sehingga dapat digunakan jika diberi catu daya langsung dari listrik jala-jala. Tuts diuji dalam dua bagian yaitu pengujian sensor pada bagian LDR dan microphone. LDR dapat memberikan perbedaan tegangan untuk berfungsi sebagai on – off pada daerah pencahayaan 15 lux – 600 lux. Microphone menghasilkan tegangan sesuai dengan kuat sentuhan yang terbagi dalam 4 tingkat nada suara. Suara yang dihasilkan menyerupai nada solmisasi dan hanya terdapat 1.56% kesalahan pada frekuensi.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Organ, Alat Musik, Microphone, LDR, Mikrokontroler
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Faculty of Engineering > School of Electronics
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 04 Sep 2013 07:43
Last Modified: 04 Sep 2013 07:43
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/3969

Actions (login required)

View Item View Item