Studi Analisis Pertemuan Balok Kolom Berbentuk T Struktur Rangka Beton Bertulang Dengan Pemodelan Strut-And-Tie

Kusumo, Tidaryo ( 0821035 ) (2012) Studi Analisis Pertemuan Balok Kolom Berbentuk T Struktur Rangka Beton Bertulang Dengan Pemodelan Strut-And-Tie. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0821035_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (250Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0821035_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (397Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0821035_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (17Kb) | Preview
[img] Text
0821035_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (587Kb)
[img] Text
0821035_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (324Kb)
[img] Text
0821035_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1175Kb)
[img]
Preview
Text
0821035_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (52Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0821035_Cover.pdf - Accepted Version

Download (102Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0821035_References.pdf - Accepted Version

Download (48Kb) | Preview

Abstract

Strut-and-tie model (model penunjang dan pengikat) berasal dari truss analogy model. Langkah perancangan struktur beton bertulang dengan strut-and-tie model, yaitu dengan membagi struktur dalam daerah D dan B. Transfer gaya pada struktur dalam kondisi retak akibat pembebanan digambarkan dalam alur gaya (load path). Tujuan tugas akhir ini adalah untuk menganalisis hubungan balok kolom berbentuk T dengan menggunakan metode strut-and-tie kemudian hasilnya akan dibandingkan dengan hasil dari ETABS nonlinear v9.5.0 dan analisis penampang. Hasil analisis pada tugas akhir ini diperlukan tulangan 5 D22 untuk tulangan sebagai tie, 2 D22 untuk tulangan strut, 2D10-200 sebagai sengkang horizontal, dan 2D10-200 sebagai sengkang vertikal. Pada luas tulangan balok, metode strut-and-tie membutuhkan luas tulangan lebih besar dari pada hasil metode analisis penampang, yaitu mengalami selisih sebesar 18,04%, dan 8,61% pada luas tulangan kolom. Hal ini menunjukkan metode analisis penampang lebih ekonomis dibandingkan dengan metode strut-and-tie.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 24 Apr 2013 08:00
Last Modified: 24 Apr 2013 08:00
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/3239

Actions (login required)

View Item View Item