Pemilihan Rute Pada Koridor Bandung-Bogor Menggunakan Model All-Or-Nothing

Fatharany, Angga Nugraha ( 0421059 ) (2008) Pemilihan Rute Pada Koridor Bandung-Bogor Menggunakan Model All-Or-Nothing. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0421059_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (120Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0421059_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (211Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0421059_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (15Kb) | Preview
[img] Text
0421059_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (232Kb)
[img] Text
0421059_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (61Kb)
[img] Text
0421059_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (134Kb)
[img]
Preview
Text
0421059_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (12Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0421059_Cover.pdf - Accepted Version

Download (79Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0421059_References.pdf - Accepted Version

Download (10Kb) | Preview

Abstract

Jaringan jalan antar kota besar di Indonesia menghadapi permasalahan transportasi sangat kritis, salah satu permasalahan adalah kemacetan lalu lintas Kemacetan lalu lintas disebabkan oleh tingginya tingkat pertumbuhan ekonomi dan kepemilikan kendaraan, serta berbaurnya macam-macam kendaraan pada jalan arteri, kolektor dan lokal sehingga jaringan jalan tidak dapat berfungsi secara efisien. Setiap pengguna jalan diharuskan memilih rute yang tepat dalam perjalanan ke tempat tujuan sehingga waktu tempuh minimum dan biaya termurah. Dalam penelitian ini akan didapatkan rute yang paling efisien untuk koridor Bandung-Bogor berdasarkan model All-or-Nothing. Survei yang dilakukan yaitu survei pengamat bergerak dengan metode moving car observer untuk mendapatkan waktu tempuh dan survei volume kendaraan serta komposisi kendaraan. Dari hasil analisis dengan menggunakan model All-or-Nothing diperoleh hasil pengolahan data yaitu mendapatkan rute yang efisien untuk koridor Bandung-Bogor berdasarkan tiga variabel yaitu jarak minimal, waktu minimal dan biaya minimal. Berdasarkan variabel jarak, Rute Puncak memiliki jarak yang lebih pendek dibandingkan dengan Rute Jalan Tol Cipularang yaitu 118 km untuk Rute Puncak dan 175,5 untuk Rute Jalan Tol Cipularang. Berdasarkan variabel waktu tempuh, dari hasil analisis data, diperoleh hasil bahwa waktu tempuh untuk Rute Puncak lebih lama dibandingkan yang melalui Rute Jalan Tol Cipularang yaitu 196 menit untuk Rute Puncak dan 126 menit untuk Rute Jalan Tol Cipularang. Berdasarkan variabel biaya (BOK), dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa para pelaku perjalanan yang melewati Rute Puncak mengeluarkan biaya yang lebih ekonomis yaitu sebesar Rp.1.341.808,- dibandingkan dengan para pelaku perjalanan yang melewati Rute Jalan Tol Cipularang yaitu sebesar Rp.2.062.158,-.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 12 Apr 2013 08:00
Last Modified: 12 Apr 2013 08:00
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/3094

Actions (login required)

View Item View Item