Analisis Struktur Bendung Dengan Metode Elemen Hingga

Bargess, Moch. Fadly ( 0321080 ) (2009) Analisis Struktur Bendung Dengan Metode Elemen Hingga. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0321080_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (41Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0321080_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (454Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0321080_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (15Kb) | Preview
[img] Text
0321080_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (410Kb)
[img] Text
0321080_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (908Kb)
[img] Text
0321080_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1604Kb)
[img]
Preview
Text
0321080_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (14Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0321080_Cover.pdf - Accepted Version

Download (119Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0321080_References.pdf - Accepted Version

Download (10Kb) | Preview

Abstract

Struktur bendung merupakan kebutuhan penting dalam bidang perairan. Masalah hancurnya struktur bendung dapat diakibatkan karena sudah tidak kuatnya struktur tersebut untuk menahan beban horisontal maupun beban vertikal di sekitar bendung. Metode elemen hingga telah digunakan dengan sangat berhasil dalam memecahkan persoalan – persoalan yang luas jangkauannya dalam hampir semua bidang keinsinyuran dan fisika matematis. Penerapan metode elemen hingga diterapkan untuk menghitung gaya reaksi dasar dan peninjauan tegangan untuk struktur bendung. Studi kasus diambil dari bendung Cilemer, Jawa Barat. Struktur dianalisis dengan bantuan software SAP 2000. Analisis dibuat dengan pemodelan dua dimensi (shell) dan tiga dimensi (solid), dengan model perletakan pegas (springs). Struktur bendung ditinjau terhadap berat sendiri bendung, tekanan lumpur, tekanan air normal dan tekanan banjir. Perbandingan struktur antara model dua dimensi dan tiga dimensi, menghasilkan nilai lendutan arah 1 dan arah 3 pada pemodelan dua dimensi lebih besar dibandingkan dengan pemodelan tiga dimensi. Pada struktur bendung dilakukan perbandingan hasil perhitungan gaya reaksi dasar antara manual dengan hasil perhitungan software. Hasil perbandingan perhitungan tersebut didapat perhitungan software model dua dimensi mendekati hasil perhitungan manual, tetapi untuk ketelitian hasil perhitungan software model tiga dimensi harus dipertimbangkan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 10 Apr 2013 08:52
Last Modified: 10 Apr 2013 08:52
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/3064

Actions (login required)

View Item View Item