Analisis Kelelahan Kerja dengan Faktor Subjektif-Kuesioner DSQ dan Faktor Objektif serta Lingkungan Fisik pada Bagian Weaving PT GISTEX TEXTILE

Giovani, Viona (1523015) (2019) Analisis Kelelahan Kerja dengan Faktor Subjektif-Kuesioner DSQ dan Faktor Objektif serta Lingkungan Fisik pada Bagian Weaving PT GISTEX TEXTILE. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1523015_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (431Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1523015_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (431Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1523015_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (237Kb) | Preview
[img] Text
1523015_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (449Kb)
[img] Text
1523015_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (406Kb)
[img] Text
1523015_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1551Kb)
[img] Text
1523015_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (2764Kb)
[img] Text
1523015_Chapter6.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1060Kb)
[img]
Preview
Text
1523015_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (43Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1523015_Cover.pdf - Accepted Version

Download (247Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1523015_References.pdf - Accepted Version

Download (252Kb) | Preview

Abstract

PT GISTEX TEXTILE merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang tekstil. Bagian produksi terbagi 2, yaitu bagian weaving dan bagian processing. Bagian weaving bertugas untuk memproses menenun benang menjadi kain putih, sedangkan bagian processing bertugas untuk mengolah kain menjadi kain yang berwarna. Objek penelitian pada penelitian ini seputar bagian weaving. Bagian weaving terdiri dari 7 stasiun yaitu stasiun Pirn Winder, Two For One, Vacuum Heat Setting, Warping, Drawing In, Water Jet Loom, dan Jumbo Winder. Ketujuh stasiun ini akan menjadi objek penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kelelahan yang terjadi, beban kerja, dan kondisi lingkungan kerja aktual di bagian weaving serta mengusulkan cara untuk mengurangi kelelahan, mengurangi rasa panas dan bising, dan menganalisis usulan dari perusahaan sebagai bentuk partisipasi aktif dalam penerapan usulan. Masalah yang teridentifikasi operator yang mengalami kelelahan yang disebabkan oleh beban kerja yang mengakibatkan performansi kerja menurun serta lingkungan kerja yang panas dan bising menyebabkan ketidaknyamanan dan kelelahan dalam bekerja. Langkah awal yang peneliti lakukan adalah mengukur tingkat kelelahan secara subjektif menggunakan kuesioner De Paul Symptom Questionnaire, mengukur tekanan darah, mengukur suhu tubuh, mengukur denyut jantung, kalori yang dikeluarkan saat bekerja, mengukur temperatur dan kelembaban, serta kebisingan lingkungan kerja. Berdasarkan hasil dari analisis kelelahan dengan faktor subjektif menggunakan kuesioner De Paul Symptom Questionnaire, diperoleh bahwa stasiun Vacuum Heat Setting, Warping, Drawing In rata-rata nilai akhir pada pengolahan data kuesioner berada pada range 20-40. Hal ini berarti menuju ke arah kelelahan ringan, sedangkan stasiun lainnya berada pada range 40-60 mengalami tingkat kelelahan ringan hingga sedang. Pada hasil dari analisis kelelahan dengan faktor objektif, diperoleh bahwa operator memiliki tekanan darah normal (sistole 90-120 mmHg dan diastole 60-80 mmHg) hingga pre hipertensi (sistole 120-140 mmHg dan diastole 80-100 mmHg). Suhu tubuh operator berada pada batas normal yaitu 36.5 – 37.5 derajat celcius sebelum bekerja. Denyut jantung operator stabil, namun teridentifikasi mengalami kelelahan dan membutuhan perbaikan untuk stasiun water jet loom dan stasiun jumbo winder terlihat dari persentase kardiovaskulernya berada pada range 30-60%. Pada pengukuran temperatur dan kelembaban, diperoleh hasil bahwa stasiun pirn winder, two for one, dan water jet loom tidak berada pada daerah yang nyaman dalam bekerja. Pada pengukuran kebisingan, diperoleh hasil bahwa kebisingan tertinggi sebesar 100.7 dB dan operator telah menggunakan alat pelindung diri namun cara pemakaian, inspeksi, dan perawatannya masih belum tepat. Dari permasalahan yang terjadi, peneliti memberikan usulan untuk permasalahan yang ada. Kemudian, peneliti menerapkan ergonomi partisipatori guna melibatkan karyawan dalam perancangan usulan. Peneliti mengusulkan pengaturan kalori makanan makan siang yang sesuai dengan beban kerja untuk mengurangi kelelahan kerja. Kalori makanan makan siang yang diperlukan operator berkisar 720 kkal hingga 960 kkal dan 20 hingga 40 gram protein tergantung pada beban kerja, usia, serta jenis kelamin. Peneliti pun mengusulkan waktu istirahat singkat untuk 2 kloter selama 15 menit pada pukul 13.45 dan 14.00 untuk mengurangi kelelahan kerja, sedangkan untuk mengurangi kebisingan yang terjadi diusulkan prosedur cara pemakaian, inspeksi, dan perawatan earplug. Usulan untuk mengurangi permasalahan temperatur dan kelembaban yang terjadi adalah penggunaan 3 buah turbin ventilator dan 5 buah kipas angin sebagai sirkulator. Selain itu, peneliti juga mengusulkan pakaian kerja usulan dengan mempertimbangkan desain, warna serta efeknya, dan bahan yang dapat menyerap keringat di lingkungan kerja operator yang panas. Sesudah peneliti mengusulkan beberapa usulan, ergonomi partisipatori mulai diterapkan. Ergonomi partisipatori dilakukan dengan melakukan wawancara terhadap 50% operator shift pagi dan diskusi dengan Kepala Planning Production Control. Hasil dari ergonomi partisipatori didapatkan bahwa operator bagian weaving mengakui bahwa usulan yang akan diterapkan dapat membantu dalam mengurangi kelelahan yang terjadi serta berdasarkan diskusi dengan Kepala Planning Production Control yang telah dilakukan, didapatkan bahwa usulan akan menjadi pertimbangan untuk diterima dan diterapkan di bagian weaving.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > 23 Industrial Engineering Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 01 Mar 2022 04:15
Last Modified: 01 Mar 2022 04:15
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/30087

Actions (login required)

View Item View Item