Perbedaan Derajat Keasaman (Ph) Saliva Sebelum Dan Sesudah Mengunyah Buah Bengkuang (Pachyrhizus Erosus) Pada Anak Usia 10-12 Tahun

Yahya, Julio Christian (1590013) (2019) Perbedaan Derajat Keasaman (Ph) Saliva Sebelum Dan Sesudah Mengunyah Buah Bengkuang (Pachyrhizus Erosus) Pada Anak Usia 10-12 Tahun. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1590013_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (270Kb) | Preview
[img] Text
1590013_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (600Kb)
[img]
Preview
Text
1590013_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (231Kb) | Preview
[img] Text
1590013_Chapter2.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (431Kb)
[img] Text
1590013_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (433Kb)
[img] Text
1590013_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (258Kb)
[img]
Preview
Text
1590013_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (113Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1590013_Cover.pdf - Accepted Version

Download (336Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1590013_References.pdf - Accepted Version

Download (231Kb) | Preview

Abstract

Derajat keasaman (pH) saliva merupakan faktor yang penting dalam terjadinya penyakit karies gigi. Derajat keasaman (pH) saliva berperan dalam menjaga keseimbangan proses remineralisasi dan demineralisasi gigi. Saliva memiliki kemampuan buffering yang dapat meningkatkan pH rongga mulut karena memiliki kandungan bikarbonat untuk menetralkan pH sehingga mencagah proses demineralisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan derajat keasaman (pH) saliva sebelum dan sesudah mengunyah buah bengkuang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu bersifat komparatif. Jumlah subjek penelitian adalah 16 orang yang terdiri dari 10 perempuan dan 6 laki-laki. Subjek penelitian diukur nilai pH saliva awal, setelah makan, dan setelah mengunyah buah bengkuang menggunakan pH meter digital. Hasil penelitian ini menunjukkan rerata pH saliva setelah makan adalah 5,43 dan rerata setelah mengunyah bengkuang adalah 6,09. Sehingga didapatkan rerata selisih nilai pH saliva setelah makan dan akhir adalah 0,66. Berdasarkan penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah mengunyah buah bengkuang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: pH saliva,bengkuang
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Faculty of Dentistry > 90 Bachelor of Dentistry Program
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 29 Nov 2021 03:31
Last Modified: 29 Nov 2021 03:31
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/28449

Actions (login required)

View Item View Item