Efek Ekstrak Herba Sambiloto (Andrographis paniculata Ness) Terhadap Gambaran Histopatologi Ulkus Gaster Pada Mencit Swiss Webster Jantan Yang Diinduksi Asetosal

Christina, ( 0810149 ) (2011) Efek Ekstrak Herba Sambiloto (Andrographis paniculata Ness) Terhadap Gambaran Histopatologi Ulkus Gaster Pada Mencit Swiss Webster Jantan Yang Diinduksi Asetosal. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0810149_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (163Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0810149_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (733Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0810149_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (118Kb) | Preview
[img] Text
0810149_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (446Kb)
[img] Text
0810149_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (151Kb)
[img] Text
0810149_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (135Kb)
[img]
Preview
Text
0810149_Conclusions.pdf - Accepted Version

Download (56Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0810149_Cover.pdf - Accepted Version

Download (157Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0810149_References.pdf - Accepted Version

Download (100Kb) | Preview

Abstract

Ulkus gaster tersebar diseluruh dunia dengan prevalensi yang berbeda tergantung pada sosial ekonomi, demografi, lebih banyak pada pria, meningkat pada usia lanjut dan kelompok sosial ekonomi rendah. Penggunaan obat modern menimbulkan efek samping yang tidak dikehendaki, sehingga penggunaan obat tradisional sebagai pengobatan alternatif. Salah satunya adalah sambiloto (Andrographis paniculata Ness) untuk mengobati ulkus gaster. Tujuan penelitian untuk menilai efek Ekstrak Herba Sambiloto (EHS) dalam mencegah terjadinya ulkus gaster pada mencit. Metode penelitian adalah eksperimental laboratorik dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) komparatif pada mencit Swiss Webster jantan. Terdapat 6 kelompok (n=5) perlakuan. Kelompok I, II, III diberi EHS dengan dosis 300, 600, 900 mg/kgBB mencit. Kelompok IV, V diberi CMC 1%, Kelompok VI diberi omeprazole. Bahan uji diberikan selama 7 hari. Kemudian diinduksi asetosal (kecuali Kelompok IV) dan dilakukan laparotomi. Data yang diukur adalah kedalaman erosi mukosa/submukosa gaster dan dinilai berdasarkan sistem skoring. Analisis data menggunakan uji statistik non-parametrik Kruskal Wallis dan dilanjutkan uji Mann-Whitney dengan α=0,05. Hasil penelitian didapatkan perbedaan yang sangat signifikan antara kelompok V dengan kelompok I, II, dan III (p=0,008). kelompok VI tidak berbeda signifikan dengan kelompok I dan II, sedangkan dengan kelompok III terdapat pebedaan yang sangat signifikan (p=0,008). Simpulan EHS mencegah erosi mukosa gaster mencit akibat induksi asetosal.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Ulkus Gaster, Ekstrak Herba Sambiloto, Erosi Mukosa Gaster
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 18 Jan 2013 07:55
Last Modified: 13 May 2013 10:14
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/2495

Actions (login required)

View Item View Item