Efektivitas Antifungi Ekstrak Herba Seledri (Apium graveolens L.) In Vitro Terhadap Candida albicans

Chandra, Rudi ( 0710209 ) (2010) Efektivitas Antifungi Ekstrak Herba Seledri (Apium graveolens L.) In Vitro Terhadap Candida albicans. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0710209_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (197Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0710209_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (609Kb) | Preview
[img] Text
0710209_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (97Kb)
[img] Text
0710209_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (649Kb)
[img] Text
0710209_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (114Kb)
[img] Text
0710209_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (116Kb)
[img] Text
0710209_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (61Kb)
[img] Text
0710209_Cover.pdf - Accepted Version

Download (201Kb)
[img] Text
0710209_References.pdf - Accepted Version

Download (151Kb)

Abstract

Fungi yang menyebabkan mikosis opportunistik yang paling sering adalah Candida albicans, Cryptococcus neoformans, dan Aspergillus fumigatus. Perkiraan insidensi tahunan dari mikosis invasif Candida adalah 72 sampai 228 infeksi per sejuta populasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan aktivitas antimikroba ekstrak herba seledri terhadap Candida albicans secara invitro dengan mengetahui diameter zona hambat yang ditimbulkannya. Metode yang digunakan adalah “disc diffusion” dengan melakukan pengamatan zona inhibisi yang ditimbulkan oleh konsentrasi ekstrak herba seledri (Apium graveolens L.) terhadap Candida albicans kemudian zona hambat diukur. Hasil yang didapatkan adalah terbentuknya zona inhibisi dengan rata-rata diameter 13,9 mm. Pada pengujian tes sensitivitas terhadap nystatin sebagai kontrol positif didapatkan rata-rata terbentuknya zona inhibisi sebesar 29,3 mm. Diameter zona inhibisi yang ditimbulkan ekstrak herba seledri lebih kecil daripada nystatin. Maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak herba seledri mempunyai aktivitas antifungi terhadap Candida albicans secara invitro. Zona hambat yang ditimbulkan oleh ekstrak herba seledri bersifat intermediate terhadap Candida albicans.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Candida albicans, Seledri (Apium graveolens L.), Nystatin, Zona Hambat
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 11 Dec 2012 08:25
Last Modified: 11 Dec 2012 08:25
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/2372

Actions (login required)

View Item View Item