Tinjauan Yuridis terhadap Perikatan dalam Penyedia Jasa Layanan Taksi Uber dan Pertanggungjawaban bagi Penyedia Jasa Layanan Taksi Uber, Pemilik Rental Mobil, Sopir Taksi Uber yang Menimbulkan Kerugian bagi Pengguna Jasa

Allo, Tita Don (1187016) (2016) Tinjauan Yuridis terhadap Perikatan dalam Penyedia Jasa Layanan Taksi Uber dan Pertanggungjawaban bagi Penyedia Jasa Layanan Taksi Uber, Pemilik Rental Mobil, Sopir Taksi Uber yang Menimbulkan Kerugian bagi Pengguna Jasa. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1187016_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (113Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1187016_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (91Kb) | Preview
[img] Text
1187016_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (569Kb)
[img] Text
1187016_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (110Kb)
[img] Text
1187016_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (154Kb)
[img]
Preview
Text
1187016_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (46Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1187016_Cover.pdf - Accepted Version

Download (2421Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1187016_References.pdf - Accepted Version

Download (56Kb) | Preview

Abstract

Perkembangan transportasi khususnya transportasi darat mengalami perkembangan yang sangat pesat hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya perusahaan yang menyediakan berbagai jasa transportasi darat, serta banyaknya masyarakat yang menggunakan jasa transportasi darat. Salah satu transportasi telah mengalami perubahan yang semakin modern adalah taksi. Taksi merupakan jenis kendaraan yang disewa dengan sopir, yang digunakan oleh penumpang tunggal atau sekelompok kecil penumpang. Perkembangan Transportasi juga mencakup pada cara pemesanan dan pembayaran transaksi atas jasa transportasi. Salah satu jasa layanan taksi yang sedang marak di masyarakat yaitu Taksi Uber. Taksi Uber merupakan perusahaan layanan taksi dengan menggunakan teknologi komunikasi. Layanan Taksi Uber menghubungkan penumpang dengan pengemudi mobil sewaan melalui aplikasi mobile. Penumpang dapat memesan mobil dan membayar tarif perjalanan melalui aplikasi yang tersedia dalam smartphone. Adapun cara pembayarannya tidak menggunakan uang tunai, melainkan menggunakan kartu kredit yang telah di daftarkan sebelumnya. Taksi Uber berplat hitam layaknya kendaraan pribadi. Permasalahan mengenai bentuk perikatan antara konsumen, pemilik rental,dan sopir adalah hal yang perlu dikaji. Hal tersebut terjadi karena menyangkut masalah pertanggungjawaban khususnya jika merugikan pengguna jasa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif yang difokuskan untuk mengkaji penerapan kaidah-kaidah atau norma-norma dalam hukum positif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Undang-undang yang mengacu pada hukum primer berupa Kitab Undang-undang Hukum Perdata , Kitab Undang-undang Hukum pidana, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan, Undang-Undang No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Bahan hukum sekunder berupa buku-buku, pendapat para ahli, dan jurnal-jurnal hukum. Melalui metode penelitian tersebut maka penulis akan mendapatkan analisa mengenai bentuk perikatan dan tanggung jawab Penyedia Jasa Layanan Taksi Uber, pemilik rental mobil, dan sopir Taksi Uber terhadap pengguna jasa yang menggunakan jasa Taksi Uber. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa bentuk perikatan yang terjadi antara Perusahaan Penyedia Jasa Layanan Taksi Uber dan Perusahaan Rental Mobil adalah perikatan antara 2 (dua) pihak (Bipartit). Yaitu perikatan antara Perusahaan Uber dan Perusahaan rental mobil. Bentuk pertanggungjawaban secara perdata sesuai dengan Undang-Undang no 8 tahun 1999 tentang perlindugan Konsumen. Undang-Undang tersebut mengatur upaya hukum yang dapat dilakukan konsumen yang mengalami kerugian akibat perbuatan pelaku usaha. Penyelesaian sengketa konsumen dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu penyelesaian sengketa di luar pengadilan atau cara damai serta penyelesaian sengketa melalui pengadilan. Bentuk pertanggungjawaban yang dapat diminta secara pidana berdasarkan pasal 234,235,dan 237, 310 ayat (1), (2), (3), dan (4) UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, pasal 281, 285, 286, 289, 365, 328 KUHP.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Perusahaan Penyedia Jasa Layanan Taksi Uber,Perikatan,Pertanggungjawaban
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > 87 Specialization in Business and Investment Law
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 30 Mar 2016 04:13
Last Modified: 30 Mar 2016 04:14
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/19658

Actions (login required)

View Item View Item