Pengaruh Norma Penghitungan Penghasilan Neto dan Tax Morale terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Pedagang Eceran (Studi di KPP Pratama Kota Bandung)

Tanurahardja, James (1157003) (2013) Pengaruh Norma Penghitungan Penghasilan Neto dan Tax Morale terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Pedagang Eceran (Studi di KPP Pratama Kota Bandung). Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1157003_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (47Kb) | Preview
[img] Text
1157003_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (589Kb)
[img]
Preview
Text
1157003_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (239Kb) | Preview
[img] Text
1157003_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (271Kb)
[img] Text
1157003_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (248Kb)
[img] Text
1157003_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (383Kb)
[img]
Preview
Text
1157003_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (13Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1157003_Cover.pdf - Accepted Version

Download (206Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1157003_References.pdf - Accepted Version

Download (929Kb) | Preview

Abstract

Pengenaan pajak yang adil dan wajar idealnya berdasarkan kemampuan ekonomis Wajib Pajak. Untuk itu diibutuhkan informasi yang benar dan lengkap tentang penghasilan Wajib Pajak yang bersangkutan. Agar dapat menyajikan informasi tersebut, Wajib Pajak wajib menyelenggarakan pembukuan. Namun, disadari bahwa belum semua Wajib Pajak melaksanakannya. Untuk itu Wajib Pajak Orang Pribadi yang menjalankan kegiatan usaha dan atau melakukan pekerjaan bebas dengan jumlah peredaran usaha tertentu, tidak diwajibkan untuk menyelenggarakan pembukuan. Wajib Pajak bersangkutan diberikan kemudahan dalam menghitung besarnya penghasilan neto dengan cara membuat catatan peredaran bruto, dan menggunakan norma penghitungan penghasilan neto yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kebijakan norma penghitungan penghasilan neto dan tax morale terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pedagang eceran di KPP Pratama Kota Bandung baik secara simultan maupun parsial. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, sementara uji hipotesis menggunakan uji-F untuk menguji pengaruh variabel secara simultan serta uji-t untuk menguji pengaruh variabel secara parsial dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menemukan bahwa berdasarkan uji-F norma penghitungan penghasilan neto dan tax morale secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pedagang eceran di KPP Pratama Kota Bandung dengan persentase keberpengaruhan (R Square) sebesar 0,479. Begitu pula berdasarkan uji-t diperoleh hasil bahwa secara parsial norma penghitungan penghasilan neto dan tax morale masing-masing mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pedagang eceran di KPP Pratama Kota Bandung, dengan tingkat signifikansi 0,000 dan 0,003 (p<0,05).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: norma penghitungan penghasilan neto, tax morale, kepatuhan, WPOP pedagang eceran
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Economics > 57 Master's Degree in Accounting
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 03 Dec 2015 10:21
Last Modified: 03 Dec 2015 10:21
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/17784

Actions (login required)

View Item View Item