Usulan Tata Letak Selular dengan Pendekatan Algoritma Genetika pada Proses Clustering (Studi Kasus: pt Sinar Terang Logam Jaya)

Putra, Daniel (1123003) (2015) Usulan Tata Letak Selular dengan Pendekatan Algoritma Genetika pada Proses Clustering (Studi Kasus: pt Sinar Terang Logam Jaya). Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1123003_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (123Kb) | Preview
[img] Text
1123003_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1165Kb)
[img]
Preview
Text
1123003_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (95Kb) | Preview
[img] Text
1123003_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (527Kb)
[img] Text
1123003_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (176Kb)
[img] Text
1123003_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (868Kb)
[img]
Preview
Text
1123003_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (8Kb) | Preview
[img] Text
1123003_Cover.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (166Kb)
[img]
Preview
Text
1123003_References.pdf - Accepted Version

Download (273Kb) | Preview

Abstract

PT Sinar Terang Logamjaya merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi sparepart motor yang ber bahan utama logam . Perusahaan menerapkan layout lantai produksi berupa layout by process . o leh k arena jumlah produk yang bervariasi, hal tersebut membuat aliran lantai produksi pada perusahan menjadi kompleks. Hal ini menyebabkan adanya perpindahan material/ part dari satu mesin ke mesin yang lain. Masalah yang terjadi di perusahaan ini adalah besarnya jarak perpindahan material yang terjadi antara mesin di dalam lantai produksi tersebut. Oleh karena itu perpindahan yang jauh akan mengakibatkan ongkos material handling tinggi sehingga be rpengaruh pada ongkos produksi menjadi tinggi dan mengakibatkan harga jual yang ikut naik sehingga perusahaan memiliki daya saing yang rendah dengan perusahaan lain. Langkah pertama yang dilakukan oleh penulis dalam memberikan usulan penataan tata letak me sin dalam lantai produksi adalah membuat m atrix c lustering dengan metode g roup t echnology . T ujuan dibuatnya metode g roup t echnology adalah untuk mengelompokkan mesin ke dalam cell berdasark an kesamaan urutan proses atau jenis mesin yang dipakai , selanjutnya penulis melakukan penataan tata letak mesin menggunakan metode algoritma g enetika, s etelah tata letak usulan terbentuk, penulis melakukan perhitungan total flowcost terhadap layout yang telah dibuat . P enulis membandingkan hasil total flowcost yang dimiliki oleh perusahaan dan total flowcost yang diusulkan oleh penulis. P erhitungan dilakukan dengan menggunakan software yang bertujuan untuk memudahkan penulis dalam melakukan penelitian . Software yang digunakan ada 2 jenis yaitu Software Plant La yout ( matrix clustering ) dan Software Plant Design (tata letak). Software tersebut diuji validasi terlebih dahulu oleh penulis dengan menggunakan suatu kasus sederhana ( s imple c ase ) , u ntuk software Plant Design , hasil output berupa AAD ( Area Allocation Diagram ) yang kemudian penulis sesuaikan dengan layout pada lantai produksi perusahaan dengan memberi jarak pada setiap departemen dan menghitung jarak antar departemen dengan metode aisle distance . Metode algoritma genetika adalah metode yang diusulkan ol eh penulis kepada perusahaan, karena metode algoritma genetika adalah metode metaheuristik yang mencari nilai solusi di luar kondisi lokal optimum dan memiliki banyak solusi tiap generasinya, sehingga kemungkinan mendekati hasil optimal semakin besar. Perh itungan dilakukan dengan bahasa pemograman delphi , software Plant Layout ( matrix clustering ) dan didapatkan grouping efficiency sebesar 80,518% dan setelah itu menggunakan software Plant Design (tata letak mesin) dengan hasil output AAD didapatkan flowcost Rp 54 . 767,614, - . Oleh karena hasil software masih dalam bentuk AAD, penulis menyesuaikan kembali AAD ke layout lantai produksi dengan memberikan gang/ aisle antar departemen, dan menghitung jarak antar departemen dengan metode aisle distance , sehingga dida patkan hasil total flowcost setelah penyesuaian Rp 15.823.958,3, - /bulan. Dibandingkan dengan hasil total flowcost perusahaan sebesar Rp 20.469.582, - /bulan, didapatkan penghematan sebesar Rp 4.636.074,9, - /bulan atau sama dengan 22,659%

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > 23 Industrial Engineering Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 30 Oct 2015 03:08
Last Modified: 30 Oct 2015 03:08
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/16511

Actions (login required)

View Item View Item