Self-Compassion pada Siswa SMA "X" dan "Y" Bandung dengan Latar Belakang Keluarga Bercerai

Chynthia, (1130066) (2015) Self-Compassion pada Siswa SMA "X" dan "Y" Bandung dengan Latar Belakang Keluarga Bercerai. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1130066_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (66Kb) | Preview
[img] Text
1130066_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (954Kb)
[img]
Preview
Text
1130066_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (127Kb) | Preview
[img] Text
1130066_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (475Kb)
[img] Text
1130066_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (81Kb)
[img] Text
1130066_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (325Kb)
[img]
Preview
Text
1130066_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (185Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1130066_Cover.pdf - Accepted Version

Download (483Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1130066_References.pdf - Accepted Version

Download (65Kb) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran derajat self-compassion pada siswa SMA “X” dan “Y” Bandung dengan latar belakang keluarga bercerai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 35 siswa. Alat ukur yang digunakan merupakan alat ukur yang dibuat oleh Neff (2003) yang telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Riasnugrahani, setelah itu, alat ukur tersebut diterjemahkan kembali ke dalam bahasa Inggris oleh Sarintohe pada tahun 2012 dan telah disetujui oleh Neff. Setelah dilakukan uji validitas dengan SPSS Statistics 22.0, maka diperoleh 26 item yang valid dengan validitas item berkisar 0,314 – 0,847 dan reliabilitas yang tergolong tinggi, yaitu 0,889. Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh bahwa siswa dengan latar belakang keluarga bercerai memiliki derajat self-compassion tinggi sebanyak 51,4%, sementara 48,6% dengan derajat self-compassion yang rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah siswa yang memiliki self-compassion tinggi juga memiliki komponen yang tinggi, dan begitu pula sebaliknya. Saran untuk penelitian self-compassion selanjutnya adalah dengan menggunakan variabel lain seperti tipe personality openness to experience, kemudian juga disarankan agar menjaring data sosiodemografis yang lebih komprehensif. Sebagai tambahan, untuk siswa dengan derajat self-compassion rendah untuk diberikan sesi konseling.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: self-compassion, tahap perkembangan, remaja, keluarga bercerai
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > 30 Bachelor of Psychology Program
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 15 Oct 2015 10:40
Last Modified: 15 Oct 2015 10:40
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/16068

Actions (login required)

View Item View Item