Studi Deskriptif Mengenai Resiliency pada Siswa Tuna Netra di SMULB-A "X" Bandung

Budhiningtyas, Maybelle (0530154) (2014) Studi Deskriptif Mengenai Resiliency pada Siswa Tuna Netra di SMULB-A "X" Bandung. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0530154_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (382Kb) | Preview
[img] Text
0530154_Appendixes.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (598Kb)
[img]
Preview
Text
0530154_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (277Kb) | Preview
[img] Text
0530154_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (219Kb)
[img] Text
0530154_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (387Kb)
[img] Text
0530154_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (190Kb)
[img]
Preview
Text
0530154_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (266Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0530154_Cover.pdf - Accepted Version

Download (1043Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0530154_References.pdf - Accepted Version

Download (14Kb) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul Studi Deskriptif Mengenai Resiliency Pada Siswa Tuna netra di SMULB-A “X” Bandung. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner berbentuk matriks yang disusun peneliti berdasarkan empat aspek resiliency Bonnie Benard (2004) yang terdiri dari 75 item. Sedangkan data penunjang diukur melalui penghayatan siswa terhadap Protective Factor yang diperoleh di keluarga dan sekolah. Data yang diperoleh diolah menggunakan uji korelasi Spearman dengan program SPSS 20. Nilai validitas item berkisar antara 0,301-0,788, dan nilai reliabilitas alat ukur ini adalah 0,861. Pengolahan data menggunakan teknik analisis deskriptif yang disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan tabulasi silang. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa sebanyak 54.8% Siswa Tuna netra di SMULB-A “X” Bandung memiliki resiliency rendah, dan sebanyak 45.2% siswa memiliki resiliency yang tinggi. Kesimpulan yang diperoleh adalah Siswa tuna netra di SMULB-A “X” Bandung yang menghayati adanya Caring Relationship, High Expectation, dan Opportunities for participation and contribution dari keluarga dan sekolah ditemukan memiliki derajat resiliency tinggi, selain itu Siswa yang menghayati dirinya mendapatkan Protective Factors (Caring Relationship, High Expectation, dan opportunities for participation and contribution) dari keluarga dan sekolah akan menunjukkan aspek Social Competence yang tinggi. Peneliti mengajukan saran agar dilakukan pengujian kembali faktor-faktor yang mempengaruhi Resiliency yaitu Protective Factor sehingga alat ukurnya valid dan alat ukur Resiliency dibuat lebih spesifik agar dapat lebih menggambarkan situasi dan kondisi sampel.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > 30 Bachelor of Psychology Program
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 31 Aug 2015 09:47
Last Modified: 31 Aug 2015 09:47
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/14589

Actions (login required)

View Item View Item