Usulan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Di PT.Astra Multi Trucks Indonesia

Septrina, Nanda ( 1023006 ) (2014) Usulan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Di PT.Astra Multi Trucks Indonesia. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1023006_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (61Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1023006_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (303Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1023006_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (24Kb) | Preview
[img] Text
1023006_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (221Kb)
[img] Text
1023006_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (34Kb)
[img] Text
1023006_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1100Kb)
[img] Text
1023006_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (284Kb)
[img]
Preview
Text
1023006_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (33Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1023006_Cover.pdf - Accepted Version

Download (1044Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1023006_References.pdf - Accepted Version

Download (29Kb) | Preview

Abstract

PT. Astra Multi Trucks Indonesia adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha manufaktur truk. Dalam mengendalikan pesediaan komponen-komponen penyusun truk yang diproduksi, perusahaan telah menggunakan metode MRP dengan teknik lotting Lot For Lot. Perusahaan ingin mengetahui apakah teknik lotting yang diterapkan tersebut sudah tepat. Teknik lotting Lot For Lot tepat digunakan untuk kondisi biaya simpan produk relatif tinggi dibandingkan biaya pesan. Oleh karena itu penulis akan mengkaji teknik lotting Lot Fot Lot dan memberikan usulan jika ada yang lebih baik. Penulis mengusulkan 2 alternatif teknik lotting yang digunakan, yaitu: Wagner Whitin dan Joint Replenishment. Komponen yang diamati adalah komponen yang berasal dari supplier lokal dengan investasi terbesar dari perusahaan dan data permintaan yang digunakan berasal dari periode Juni 2013 hingga Agustus 2013. Dalam proses pengolahan data, penulis terlebih dahulu melakukan perhitungan elemen biaya terkait yaitu biaya pesan dan biaya simpan. Selanjutnya proses netting yaitu menghitung kebutuhan bersih yang akan digunakan dalam perhitungan ukuran lot teknik perusahaan dan usulan. Untuk mempermudah perhitungan lotting ini digunakan bantuan program WinQSB. Hasil perhitungan time phase pada teknik Joint Replenishment nilainya 0,97 atau sama dengan 1. Hal ini menunjukkan bahwa proses penentuan ukuran lot yang dipesan sama dengan teknik lotting Lot For Lot. Oleh karena itu dipilihlah teknik lotting Wagner Whitin. Selanjutnya dilakukan proses offsetting, yaitu proses penentuan saat dilakukan produksi dan pemesanan.Hasil perhitungan menunjukkan bahwa biaya total yang harus dikeluarkan dengan teknik lotting Wagner Whitin sebesar Rp 2.348.585,27/tiga bulan. Karena proses pemesanan untuk komponen-komponen pada periode yang sama dapat dilakukan secara bersamaan, maka biaya pemesanan yang timbul dapat ditekan, sehingga biaya totalnya menjadi sebesar Rp 1.339.493,15/tiga bulan. Manfaat yang dapat diperoleh perusahaan dari penerapan teknik lotting Wagner Whitin adalah penghematan total biaya persediaan sebesar Rp 266.033,88/ tiga bulan atau 10,17% dan jika pemesanan dilakukan bersamaan maka penghematannya sebesar Rp 28.600,44/ tiga bulan atau 2,10%. Penulis melakukan juga analisis sensitivitas untuk mengetahui pengaruh perubahan yang mungkin terjadi pada elemen biaya pesan dan simpan terhadap pemilihan teknik lotting Wagner Whitin yang diusulkan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > School of Industrial Engineering
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 08 May 2014 08:57
Last Modified: 08 May 2014 08:57
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/5632

Actions (login required)

View Item View Item