Portrayal of The Contradictory Women Characters in Edith Wharton's 'The Age of Innocence'

Batuwael, Dewi Yosina ( 0141032 ) (2005) Portrayal of The Contradictory Women Characters in Edith Wharton's 'The Age of Innocence'. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0141032_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (61Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0141032_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (61Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0141032_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (75Kb) | Preview
[img] Text
0141032_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (130Kb)
[img] Text
0141032_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (65Kb)
[img]
Preview
Text
0141032_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (65Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0141032_Cover.pdf - Accepted Version

Download (218Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0141032_References.pdf - Accepted Version

Download (78Kb) | Preview

Abstract

The Age of Innocence adalah novel karya Edith Wharton yang bercerita tentang masyarakat kelas atas di New York pada tahun 1870-an. Pada era tersebut masyarakat diatur oleh norma-norma yang keras yang mengikat mereka dalam berperilaku di lingkungannya sehingga membuat mereka hidup dalam kemunafikan. Setelah menganalisis novel ini penulis memahami bagaimana lingkungan yang sangat terikat dengan adat telah membentuk karakter para anggota masyarakatnya, seperti dua tokoh wanita yang digambarkan secara berbeda, May Welland dan Ellen Olenska. May Welland adalah salah satu anggota masyarakat yang masih sangat menjunjung norma masyarakat sedangkan Ellen Olenska adalah wanita modern dari Eropa yang telah mengadaptasi cara hidup masyarakat tempat dia dibesarkan walaupun dia lahir di New York. Cara hidup Ellen ketika kembali ke New York dinilai melanggar norma dan reputasinya pun menjadi buruk di mata masyarakat. Penulis novel ini, Edith Wharton, menciptakan kedua tokoh tersebut dengan tujuan untuk menunjukkan bahwa sikap dan perilaku anggota masyarakat memang diatur oleh norma lingkungannya namun norma-norma itu jangan sampai membuat orang menjadi anggota masyarakat yang munafik. Lebih dari itu, Wharton juga menunjukkan bahwa pada jaman tersebut wanita yang bersuami selalu disalahkan ketika rumah tangganya gagal meskipun penyebab kegagalan tersebut adalah sang suami.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: P Language and Literature > PR English literature
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 03 Jun 2014 10:05
Last Modified: 03 Jun 2014 10:05
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/6051

Actions (login required)

View Item View Item