Analysis of The Protagonist's Conflicts in E.Lynn Harris 'Invisible Life'

F. Veronika, ( 0141026 ) (2005) Analysis of The Protagonist's Conflicts in E.Lynn Harris 'Invisible Life'. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0141026_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (71Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0141026_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (61Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0141026_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (92Kb) | Preview
[img] Text
0141026_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (117Kb)
[img]
Preview
Text
0141026_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (68Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0141026_Cover.pdf - Accepted Version

Download (145Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0141026_References.pdf - Accepted Version

Download (59Kb) | Preview

Abstract

Dalam thesis ini penulis menganalisis konflik yang dihadapi oleh protagonis yang terdapat pada novel Invisible Life karya E. Lynn Harris. Penulis menemukan dua jenis konflik, yaitu konflik psikologis dan konflik sosial. Raymond Tyler, protagonis dalam novel ini, adalah seorang kulit hitam yang memiliki kelainan seksual. Di dalam kehidupannya ia menyukai sesama jenis maupun lawan jenis atau yang biasa dikenal dengan sebutan biseksual. Konflik psikologis yang dialami oleh Raymond diantaranya adalah ketika Raymond tidur dengan Kelvin. Ia sadar tidur dengan sesama jenis adalah perbuatan dosa dan tidak bermoral, tetapi ia tidak dapat menghindarinya. Konflik selanjutnya ia merasa takut hubungannya dengan Kelvin diketahui oleh teman-teman, keluarga dan kekasih wanitanya. Konflik psikologis selanjutnya terjadi ketika ia bingung untuk memilih antara Sela dan Kelvin. Raymond juga meghadapi kebingungan tentang identitas seksualnya, apakah ia menyukai laki-laki atau perempuan dan ia bingung untuk memilih Quinn atau Nicole. Raymond bingung apakah ia sebaiknya mengatakan kebenaran tentang dirinya kepada keluarganya, namun ia takut keadaannya akan sulit diterima oleh mereka dan Raymond juga tidak ingin mempermalukan keluarganya. Raymond juga merasa bingung apakah ia akan mengatakan kondisinya kepada Nicole, wanita yang sangat dicintainya karena Raymond takut Nicole akan meninggalkannya setelah ia tahu kebenaran tentang kondisi Raymond. Sosial konflik yang dialami oleh Raymond terjadi antara Raymond dan teman sejenisnya: Kelvin dan Quinn; antara Raymond dan pasangan lawan jenisnya: Nicole; serta terjadi antara Raymond dengan ayahnya karena mereka memiliki pendapat dan pemikiran yang berbeda. Raymond mencoba untuk memendam semua permasalahannya sendiri hingga suatu hari dia menemukan cinta sejatinya dan memutuskan untuk menyukai seorang wanita, Nicole. Dia juga memutuskan untuk mengatakan tentang dirinya kepada Nicole dan keluarganya. Penulis menyimpulkan bahwa menjadi seorang biseksual bukanlah keputusan yang mereka inginkan dan hal tersebut juga merupakan pilihan yang sangat sulit; mereka juga tersiksa secara batiniah. Mereka dapat sembuh, namun semuanya itu hanya mereka sendiri yang dapat memutuskannya. Bagi orang awam mereka akan dipandang sebelah mata dan dianggap sampah masyarakat. Namun bila dilihat dari ilmu kejiwaan, pandangan tersebut akan berubah. Mereka sebenarnya sama dengan orang-orang normal, namun identitas seksualnya yang berbeda.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: P Language and Literature > PR English literature
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 03 Jun 2014 09:42
Last Modified: 03 Jun 2014 09:42
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/6047

Actions (login required)

View Item View Item