Pembuatan Metronome Menggunakan Microchip ATMEGA

Christian, Geby Putra ( 0927028 ) (2012) Pembuatan Metronome Menggunakan Microchip ATMEGA. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0927028_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (493Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0927028_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (83Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0927028_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (67Kb) | Preview
[img] Text
0927028_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (684Kb)
[img] Text
0927028_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (790Kb)
[img] Text
0927028_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (902Kb)
[img]
Preview
Text
0927028_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (62Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0927028_Cover.pdf - Accepted Version

Download (89Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0927028_References.pdf - Accepted Version

Download (70Kb) | Preview

Abstract

Metronome adalah suatu alat yang menghasilkan ketukan yang tetap dan dapat diatur didalam “beats per minute”. Ketukan ini mewakili bunyi yang teratur, bahkan beberapa metronome mempunyai gerak visual yang disamakan. Metronome berasal pada awal abad ke-19, dan dipatenkan oleh Johann Maelzel pada tahun 1815 sebagai alat untuk musisi, yang berjudul “Instrument/Machine for the Improvement of all Musical Performance, called Metronome”. Metronome digunakan oleh para musisi untuk membantu menjaga tempo saat bermain, atau saat melakukan ketukan yang sulit, juga membantu indra agar lebih peka. Metronome biasa dipakai oleh composer sebagai standar tempo, untuk mengindikasi tempo yang dimaksud. Metronome dipakai musisi saat berlatih, untuk menjaga tempo yang konstan dengan mengatur metronome kita akan mendapatkan variasi tempo. Tempo selalu dihitung dengan beats per minute (BPM), metronome dapat diatur dengan variasi tempo dari 40 – 208 BPM. Satuan yang lain untuk tempo adalah M.M. atau “Malzel’s Metronome”. Notasi M.M. sering diikuti sejumlah angka yang menunjukkan kecepatannya, seperti M.M. = 60. Seiring dengan berjalannya waktu, metronome telah berkembang dari metronome mula-mula yang memiliki konsep seperti jarum jam menjadi metronome digital yang canggih. Dengan menggunakan konsep metronome digital maka dibuatlah metronome menggunakan microchip ATMEGA.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Metronome
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > School of Computer System Engineering
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 20 May 2014 09:21
Last Modified: 20 May 2014 09:21
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/5838

Actions (login required)

View Item View Item