Analisis dan Usulan Perancangan Sistem Kerja Ditinjau Dari Segi Ergonomi (Studi Kasus Di Konveksi Pakainan "Brotherbross")

Budiman, ( 0923079 ) (2013) Analisis dan Usulan Perancangan Sistem Kerja Ditinjau Dari Segi Ergonomi (Studi Kasus Di Konveksi Pakainan "Brotherbross"). Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0923079_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (130Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0923079_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (3867Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0923079_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (76Kb) | Preview
[img] Text
0923079_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (784Kb)
[img] Text
0923079_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (118Kb)
[img] Text
0923079_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (775Kb)
[img] Text
0923079_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (722Kb)
[img] Text
0923079_Chapter6.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1130Kb)
[img] Text
0923079_Conclusion.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (136Kb)
[img]
Preview
Text
0923079_Cover.pdf - Accepted Version

Download (373Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0923079_References.pdf - Accepted Version

Download (6Kb) | Preview

Abstract

Di era globalisasi seperti saat ini Fashion merupakan tuntutan dari gaya hidup berbagai kalangan di masyarakat. Dengan begitu mengharuskan para produsen atau perusahaan yang bergerak dalam usaha tersebut menghasilkan produk berkualitas baik. Untuk itu dibutuhkan suatu kondisi yang memadai, baik antara manusia, mesin, dan lingkungan kerja yang ada. Konveksi pakaian “Brotherbross” adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri garment produk yang dihasilkan yaitu berupa kaos (T-Shirt). Dalam menjalankan operasinya, perusahaan ini memiliki permasalahan yang menyangkut sistem kerja hingga kesehatan dan keselamatan kerja. Masalah yang dihadapi seperti belum diketahui waktu baku proses pembuatan kaos (T-Shirt) dengan pasti, gerakan-gerakan kerja yang belum efektif, pengaturan tata letak mesin dan peralatan, jumlah ventilasi dan penerangan ruangan yang kurang memadai, kursi operator bagian jahit yang tidak nyaman, dan belum tersedianya kotak P3K, tabung pemadam kebakaran, dan meja kerja pada stasiun packing. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk memperbaiki sistem kerja tersebut. Data-data yang dikumpulkan antara lain data umum perusahaan, waktu proses pembuatan kaos (T-Shirt), proses kerja pembuatan kaos (T-Shirt), fasilitas fisik dan lingkungan fisik perusahaan, tata letak perusahaan, dan kecelakaan kerja yang pernah terjadi. Untuk memperoleh waktu baku langsung, waktu proses diolah dengan cara pengujian kenormalan, keseragaman, dan kecukupan data. Kemudian dilakukan perhitungan waktu siklus, waktu normal, dan waktu baku. Untuk mendapatkan waktu baku tidak langsung, pengolahan data menggunakan MTM-1 dan untuk data kesehatan dan keselamatan kerja menggunakan fishbone diagram. Setelah itu, dilakukan analisis terhadap gerakan kerja operator dengan menggunakan prinsip ekonomi gerakan, tata letak tempat kerja setempat dianalisis mengenai letak dan jarak, tata letak tempat kerja keseluruhan mengenai flow, gang dan fleksibilitas, data fasilitas fisik dianalisis berdasarkan data anthropometri tubuh manusia, kondisi lingkungan fisik dianalisis mengenai pencahayaan, temperatur dan kelembaban, kebisingan, sirkulasi udara, warna, bau-bauan, dan prinsip kerja 5S. Hal-hal yang diusulkan untuk perbaikan yaitu perbaikan tata letak setempat dan keseluruhan, fasilitas fisik, pencahayaan, ekonomi gerakan, penggunaan ventilator, dan penyediaan alat bantu kerja meliputi kursi operator, meja kerja finising, sarung tangan tahan panas, earplugs, generator listrik, tempat penyimpanan benang, dan penambahan gas detectors, kotak P3K dan APAR. Setelah melakukan usulan perbaikan, diperoleh penghematan waktu baku langsung untuk 14 stasiun berturut-turut sebagai berikut, stasiun 1:10,78%, stasiun 2:21,69%, stasiun 3:13,04%, stasiun 4:9,39%, stasiun 5:6,08%, stasiun 6:23,05 stasiun 7:19,44%, stasiun 8:12,13%, stasiun 9:10,36%, stasiun 10:20,66%, stasiun 11:8,57%, stasiun 12:53,18%, stasiun 13:30,90%, stasiun 14:34,57%. Prinsip ekonomi gerakan mengalami peningkatan walaupun ada yang tidak mencapai 100%. Penambahan alat pencegahan dan penanggulangan kecelakaan diharapkan mampu mengurangi potensi dan akibat kecelakaan yang terjadi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > School of Industrial Engineering
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 06 May 2014 09:17
Last Modified: 06 May 2014 09:17
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/5590

Actions (login required)

View Item View Item