Usulan Perancangan Tata Letak Mesin Di CV.Little Step Bandung

Elisa, Riski Yunicha ( 0823066 ) (2012) Usulan Perancangan Tata Letak Mesin Di CV.Little Step Bandung. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0823066_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (76Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0823066_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (162Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0823066_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (27Kb) | Preview
[img] Text
0823066_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (210Kb)
[img] Text
0823066_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (75Kb)
[img] Text
0823066_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (68Kb)
[img] Text
0823066_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (594Kb)
[img]
Preview
Text
0823066_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (63Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0823066_Cover.pdf - Accepted Version

Download (104Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0823066_References.pdf - Accepted Version

Download (88Kb) | Preview

Abstract

Perusahaan CV. Little Step adalah perusahaan yang bergerak di bidang garmen. Produk yang dihasilkan oleh perusahaan antara lain kemeja, kaos, dan celana tidur. Produk-produk tersebut dipasarkan di daerah Jakarta, Bali, Jawa Barat dan sekitarnya. Saat ini perusahaan mengalami peningkatan permintaan terhadap produk yang dihasilkan. Permintaan tidak hanya datang dari dalam negeri saja, tapi juga berasal dari negara-negara tetangga seperti Australia dan New Zealand. Kapasitas produksi yang dimiliki oleh perusahaan saat ini tidak dapat untuk memenuhi semua permintaan tersebut, dimana terdapat lebih dari 50% permintaan yang tidak dapat terpenuhi. Untuk memenuhi semua permintaan maka perusahaan berencana untuk membangun sebuah pabrik baru dengan memperhatikan penyusunan tata letak mesin pada lantai produksinya. Perancangan tata letak mesin perlu disusun dengan baik agar dapat memperoleh nilai ongkos material handling yang kecil. Jika ongkos material handling kecil, maka secara tidak langsung dapat menekan biaya produksi yang berpengaruh terhadap harga jual produk. Perancangan akan dilakukan dengan menggunakan 3 metode yaitu by Process, by Group Technology (GT), dan by Fractal. Perancangan dimulai dengan menghitung jumlah kebutuhan mesin berdasarkan hasil peramalan dari data permintaan yang diberikan oleh perusahaan. Perhitungan jumlah kebutuhan mesin dihitung dengan menggunakan routing sheet. Tahap selanjutnya adalah perhitungan Matrix Clustering dan perhitungan jumlah mesin berdasarkan pengelompokan Clustering. Setelah menghitung jumlah mesin yang dibutuhkan maka dihitung luas lantai yang dibutuhkan. Selanjutnya Perhitungan ongkos material handling (OMH) awal yang akan digunakan dalam perhitungan Flow to Chart (FTC), Outflow, Inflow dan Skala Prioritas. Berdasarkan skala prioritas yang diperoleh maka selanjutnya adalah pembentukan Activity Relationship Diagram (ARD). ARD yang telah disusun tersebut akan digunakan untuk menghitung ongkos material handling (OMH) perbaikan. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan ketiga metode tersebut, maka diperoleh nilai ongkos material handling untuk metode By Process sebesar Rp. 78.683,681/bulan, by GT Non Duplikasi sebesar Rp. 75.750,556/bulan, by GT Duplikasi sebesar Rp. 63.761,195/bulan, dan by Fraktal sebesar Rp. 38.511,855/bulan. Metode By Fractal memiliki nilai ongkos material handling terkecil dibandingkan metode yang lain, sehingga metode By Fractal menjadi metode perancangan tata letak yang terpilih.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > School of Industrial Engineering
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 28 Apr 2014 09:44
Last Modified: 28 Apr 2014 09:44
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/5481

Actions (login required)

View Item View Item