Perancangan Kursi Roda Yang Ergonomis Bagi Penyandang Cacat Anak-Anak Untuk Menunjang Kegiatan Belajar Di SLB-D Mustang Bandung

Hutapea, Boy Parulian ( 0723123 ) (2011) Perancangan Kursi Roda Yang Ergonomis Bagi Penyandang Cacat Anak-Anak Untuk Menunjang Kegiatan Belajar Di SLB-D Mustang Bandung. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0723123_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (54Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0723123_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (274Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0723123_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (50Kb) | Preview
[img] Text
0723123_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (590Kb)
[img] Text
0723123_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (136Kb)
[img] Text
0723123_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1718Kb)
[img] Text
0723123_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4Mb)
[img]
Preview
Text
0723123_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (90Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0723123_Cover.pdf - Accepted Version

Download (54Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0723123_References.pdf - Accepted Version

Download (14Kb) | Preview

Abstract

Kursi roda menjadi alat bantu yang sangat penting bagi penyandang cacat fisik khususnya penyandang cacat bagian kaki dari kalangan anak-anak hingga dewasa. Akan tetapi, kursi roda yang digunakan sekarang tidak ergonomis bagi penyandang cacat anak-anak dikarenakan design dan dimensi kursi roda tidak disesuaikan dengan penyandang cacat anak-anak. Dengan memperhatikan aspek ergonomi dalam perancangan produk kursi roda, penulis merancang ulang kursi roda anak yang ergonomis dengan tujuan membantu pengguna kursi roda yaitu penyandang cacat anak-anak dalam melakukan aktifitasnya.. Data yang menjadi acuan perancangan kursi roda usulan didapatkan dari hasil wawancara dan pengukuran langsung di SLB-D Mustang Bandung. Ukuran dimensi tubuh dari 20 siswa SLB-D Mustang pun diambil untuk kemudian diuji kenormalan data dan keseragaman data. Dimensi antropometri yang diambil sejumlah 13 dimensi meliputi tinggi bahu duduk, tinggi siku duduk, tebal paha, jarak popliteal, tinggi popliteal, lebar bahu, lebar panggul, jarak dari siku ke ujung jari, tinggi pegangan tangan pada posisi tangan ke atas vertical dan duduk, lebar telapak tangak tangan, tebal jari telunjuk, panjang telapak kaki, dan lebar kaki. Hasil dari pengujian menyatakan bahwa 13 dimensi antropometri berdistribusi normal dan berada dalam batas kendali. Penulis menggunakan hasil perhitungan persentil sebagai acuan dalam perancangan kursi roda yang baru. Selain pengolahan dimensi antropometri, penulis menganalisis masalah yang terjadi pada kursi roda yang digunakan sekarang agar ditemukan solusi untuk masalah tersebut. Melalui analisis RULA (Rapid Upper Limb Assessment) didapat masalah antara lain; beban saat pengguna menggerakkan roda belakang kursi relatif besar, pengguna kesulitan untuk menjangkau benda dengan ketinggian 150 cm, pengguna kesulitan untuk menjangkau benda yang terletak di lantai, dan pada saat pengguna naik turun (berpindah) dari kursi roda, pengguna kesulitan berpindah dari kursi roda atau naik ke kursi roda disebabkan adanya sandaran tangan yang menyebabkan ruang berpindah dari batang tubuh pengguna menjadi kecil. Berdasarkan masalah yang terjadi, didapat solusi untuk mengatasi kendala yang dialami pengguna kursi roda antara lain; kursi roda menggunakan tuas model sok (reversible ratchet) sebagai penggerak roda belakang sebagai jawaban dari masalah beban dorong yang besar pada roda belakang, kursi roda menggunakan hidrolik merupakan solusi kepada pengguna pada saat mengambil barang yang terletak di atas jangkauan tangan pengguna, sandaran tangan dapat dilepas merupakan solusi kepada pengguna pada saat mengambil benda yang terletak di lantai, dan ukuran roda belakang disesuaikan dengan tinggi popliteal agar ruang bagi batang tubuh menjadi lebih besar saat naik atau turun dari kursi roda. Kursi roda usulan kemudian dianalisis dari beberapa aspek antara lain analisis mekanisasi, fungsi, desain, ekonomi, dan RULA. Melalui final score yang didapat melalui rancangan kursi roda usulan, disimpulkan bahwa rancangan kursi roda anak yang baru memiliki resiko kelelahan dan cidera otot yang lebih kecil pada penggunaan secara kuntinu.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > School of Industrial Engineering
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 22 Apr 2014 09:52
Last Modified: 22 Apr 2014 09:52
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/5409

Actions (login required)

View Item View Item