Pengembangan Usulan Minimasi dan Penanganan Non Performing Loan Dengan Menggunakan Analisis FTA dan FMEA (Studi Kasus Di PT. BPR Sentral Investasi Prima, Bandung)

Wijaya, Seylia ( 0123112 ) (2007) Pengembangan Usulan Minimasi dan Penanganan Non Performing Loan Dengan Menggunakan Analisis FTA dan FMEA (Studi Kasus Di PT. BPR Sentral Investasi Prima, Bandung). Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0123112_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (89Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0123112_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (76Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0123112_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (61Kb) | Preview
[img] Text
0123112_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (309Kb)
[img] Text
0123112_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (167Kb)
[img] Text
0123112_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (345Kb)
[img] Text
0123112_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1322Kb)
[img]
Preview
Text
0123112_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (39Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0123112_Cover.pdf - Accepted Version

Download (68Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0123112_References.pdf - Accepted Version

Download (33Kb) | Preview

Abstract

Penelitian ini diawali dengan permasalahan tingginya tingkat NPL (Non Performing Loan) di PT BPR SIP yang telah beroperasi sejak tahun 1993. Masalah di atas diidentifikasi disebabkan oleh tidak adanya Standard Operating Procedure (SOP), kurangnya pelatihan dan pembinaan terhadap SDM, tidak adanya prosedur pencegahan dan penanganan kredit bermasalah, manajemen perkreditan yang tidak sehat, serta kebangkrutan usaha para debitur. Penulis memilih pengembangan prosedur pencegahan dan penanggulangan kredit bermasalah sebagai masalah yang diteliti. Tujuan penelitian yang ingin dicapai ialah untuk mencari kelemahan prosedur perkreditan yang dapat menyebabkan NPL dan membuatnya semakin tinggi, memilih faktor-faktor yang perlu mendapatkan prioritas penanganan khusus, serta mengembangkan usulan yang dapat diterapkan di masa yang akan datang. Untuk mencapai tujuan penelitian sebagaimana yang disebutkan di atas, maka teori-teori yang penulis pilih untuk digunakan ialah teori-teori tentang perkreditan, Failure Mode Effect Analysis (FMEA), Fault Tree Analysis (FTA), dan Pengendalian Kualitas. Sesuai dengan teori yang penulis pilih, maka metodologi penelitian yang penulis gunakan ialah metode penelitian survey. Data yang dibutuhkan, dikumpulkan melalui teknik survey data sekunder untuk struktur organisasi, job description, prosedur-prosedur, dan formulir-formulir; teknik observasi dilakukan untuk mengamati pelaksanaan prosedur; serta teknik wawancara dengan Manager Kredit PT BPR SIP untuk menghitung Tingkat Risk Priority Number. Data yang dikumpulkan ialah Sejarah Singkat Perusahaan dan Aktivitas Perusahaan, Uraian Tugas, Prosedur-Prosedur Perkreditan, Data Event, serta data Severity, Occurrence, dan Detecability. Hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa PT BPR SIP tidak memiliki prosedur inspeksi yang cukup baik untuk tenaga kerja bagian kredit, untuk debiturnya, dan untuk barang jaminan yang diagunkan; Basic Event yang selalu terjadi berulang-ulang, serta belum adanya prosedur-prosedur perkreditan yang baku. Usulan yang penulis sarankan untuk diterapkan di PT BPR SIP ialah usulan untuk mencegah terjadinya NPL, usulan untuk menangani NPL, usulan prosedur inspeksi, usulan Standard Operating Procedure (SOP) untuk bagian kredit, serta usulan lain berupa Peningkatan Mutu Sumber Daya Manusia sebagai kunci utama pelaksanaan prosedur.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > School of Industrial Engineering
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 22 Oct 2013 08:27
Last Modified: 22 Oct 2013 08:33
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/4407

Actions (login required)

View Item View Item