Analisis Lingkungan Fisik Serta Perancangan Ruang Bengkel Yang Ergonomis (Studi Kasus Di Bengkel Motor "X")

Diky , ( 0123109 ) (2007) Analisis Lingkungan Fisik Serta Perancangan Ruang Bengkel Yang Ergonomis (Studi Kasus Di Bengkel Motor "X"). Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0123109_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (407Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0123109_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (73Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0123109_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (254Kb) | Preview
[img] Text
0123109_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (586Kb)
[img] Text
0123109_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (288Kb)
[img] Text
0123109_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (523Kb)
[img] Text
0123109_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (427Kb)
[img] Text
0123109_Chapter6.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (603Kb)
[img]
Preview
Text
0123109_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (231Kb) | Preview
[img] Text
0123109_Cover.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (373Kb)
[img]
Preview
Text
0123109_References.pdf - Accepted Version

Download (225Kb) | Preview

Abstract

Semakin banyaknya bengkel di Kota Bandung menyebabkan terjadinya persaingan ketat, dimana masing-masing bengkel berlomba menawarkan harga yang menarik dan pelayanan yang memuaskan. Fasilitas fisik, lingkungan fisik dan tata letak yang baik dapat menunjang kenyamanan konsumen maupun mekanik pada saat melakukan aktifitasnya. Fasilitas fisik di bengkel “X” merupakan salah satu sarana untuk menunjang kenyamanan pekerja bengkel dan konsumen selama melakukan aktifitasnya. Fasilitas di ruang bengkel harus dirancang dengan baik sehingga dapat memberikan kenyamanan dan aman saat digunakan. Dari penelitian pendahuluan diketahui adanya fasilitas fisik dan lingkungan fisik yang belum memberikan kenyamanan kepada pekerja seperti rak onderdil dan kursi tunggu yang belum dapat digunakan secara baik dan nyaman, kebisingan yang melebihi ambang batas, temperatur yang panas serta kurangnya fasilitas pendukung seperti alur motor. Untuk memperoleh fasilitas fisik yang aman dan nyaman saat digunakan, maka dalam perancangannya harus memperhatikan segi ergonomi. Adapun fasilitas fisik yang diamati adalah kursi tunggu, etalase, meja kerja, rak onderdil dan kursi kerja, dimana fasilitas-fasilitas fisik tersebut diukur dimensinya. Lingkungan fisik yang diamati adalah warna, pencahayaan, kebisingan, temperatur dan kelembaban. Pengolahan data dilakukan dengan membandingkan data dimensi fasilitas fisik dengan data anthropometri yang diambil dari buku Ergonomi (Konsep Dasar dan Aplikasinya) karangan Eko Nurmianto. Selanjutnya dilakukan analisis pada fasilitas fisik dan lingkungan fisik. Hasil analisis menunjukkan bahwa masih terdapatnya masalah pada fasilitas fisik di ruang bengkel yaitu masih kurang ergonomisnya rak onderdil dan bangku tunggu. Bengkel tidak mempunyai alur motor yang tetap. Temperatur dan kebisingan di bengkel ”X” sudah melebihi batas kenyamanan pekerja bengkel. Tata letak bengkel saat ini sudah baik. Perancangan fasilitas yang dilakukan adalah perancangan rak onderdil yang digunakan untuk menyimpan suku cadang dengan ukuran yang sesuai dengan data anthropometri dan data acuan barang, rak onderdil yang lebih efisien dan ergonomis, kursi yang memiliki tinggi sandaran punggung, dan perancangan alur motor yang ukurannya sesuai dengan data acuan motor. Pemilihan fasilitas fisik hasil rancangan menggunakan metode concept scoring. Berdasarkan metode tersebut terpilih rak onderdil alternatif 3, kursi tunggu alternatif 3 dan alur motor alternatif 3. Selain itu dilakukan perbaikan warna pada tembok bengkel agar dapat memberikan kesan nyaman bagi mekanik dan konsumen. Hasil perancangan sarana fasilitas fisik selanjutnya akan diatur tata letaknya dalam ruang bengkel. Penambahan fasilitas pendukung kipas angin dan kabel gantung kompresor diletakkan di bagian atas alur motor. Penambahan fasilitas fisik alur motor diletakkan di bagian depan bengkel sehingga motor masuk secara teratur dan mekanik dapat bekerja dengan nyaman.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > 23 Industrial Engineering Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 22 Oct 2013 08:05
Last Modified: 22 Oct 2013 08:05
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/4406

Actions (login required)

View Item View Item