Pengaruh Interaksi Staphylococcus aureus dan Candida albicans Terhadap Daya Hambat Pertumbuhan Oleh Antibiotik dan Antifungal Secara In Vitro

Gunawan, Albert ( 0910097 ) (2012) Pengaruh Interaksi Staphylococcus aureus dan Candida albicans Terhadap Daya Hambat Pertumbuhan Oleh Antibiotik dan Antifungal Secara In Vitro. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0910097_Abstract_TOC.PDF - Accepted Version

Download (188Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0910097_Appendices.PDF - Accepted Version

Download (477Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0910097_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (94Kb) | Preview
[img] Text
0910097_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (179Kb)
[img] Text
0910097_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (122Kb)
[img] Text
0910097_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (113Kb)
[img]
Preview
Text
0910097_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (6Kb) | Preview
[img] Other
0910097_Cover.PDF

Download (0b)
[img]
Preview
Text
0910097_References.pdf - Accepted Version

Download (40Kb) | Preview

Abstract

Staphylococcus aureus dan Candida albicans merupakan flora normal pada saluran napas bagian atas yang sama-sama menyebabkan infeksi saluran nafas bagian atas dan biasa muncul pada penderita yang mengalami penurunan imunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek interaksi antara Staphylococcus aureus dan Candida albicans terhadap perubahan daya hambat oleh obat antibiotik dan antifungal serta koloni yang terlihat di sekitar cakram antibiotik dan antifungal. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik, menggunakan metode pencampuran dua suspensi mikroorganisme yaitu Staphylococcus aureus dan Candida albicans dan melakukan pengamatan zona inhibisi dengan metode “disc diffusion” menggunakan cakram antifungal nistatin dan antibiotik kloramfenikol pada agar Mueller-Hinton yang dibandingkan dengan kontrol positif serta dilanjutkan dengan pemeriksaan mikroskopik dari sekitar cakram kloramfenikol dan nistatin dan kemudian pengolahan data menggunakan dengan metode analisis statistik One-way ANAVA dan uji Post Hoc HSD dengan data dinyatakan berbeda nyata bila ρ <0.005. Hasil penelitian menunjukkan pencampuran kedua jenis kuman membentuk rata-rata zona inhibisi Kloramfenikol sebesar 28,87 mm kemudian dibandingkan dengan kontrol positif yaitu cakram Kloramfenikol yang berisi Staphylococcus aureus saja menghasilkan zona inhibisi sebesar 29,96 mm dan dengan pemeriksaan mikroskopik didapatkan koloni Staphylococcus aureus menempel dengan koloni Candida albicans. Pada cakram Nistatin membentuk rata-rata zona inhibisi sebesar 28,70 mm kemudian dibandingkan dengan kontrol positif yaitu cakram Nistatin yang berisi Candida albicans menghasilkan zona inhibisi sebesar 28,70 mm dengan pemeriksaan mikroskopik didapatkan koloni Staphylococcus aureus saja. Dapat disimpulkan bahwa terjadi penurunan daya hambat pada antibiotik Kloramfenikol terhadap Staphylococcus aureus bila berinteraksi dengan Candida albicans, sedangkan pada cakram Nistatin tidak terjadi perubahan daya hambat terhadap Candida albicans walaupun berinteraksi dengan Staphylococcus aureus.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Staphylococcus aureus, Candida albicans, Antibiotik, Antifungal, Daya Hambat
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 13 Feb 2013 09:05
Last Modified: 20 Oct 2017 02:27
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/2655

Actions (login required)

View Item View Item