Gambaran Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Angka Kejadian Operasi Sesar Dengan Riwayat Bekas Sesar Di Rumah Sakit Immanuel Bandung Pada Tahun 2010

Soefviana, Stefi Berlian ( 0810205 ) (2011) Gambaran Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Angka Kejadian Operasi Sesar Dengan Riwayat Bekas Sesar Di Rumah Sakit Immanuel Bandung Pada Tahun 2010. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0810205_Abtract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (379Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0810205_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (303Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0810205_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (237Kb) | Preview
[img] Text
0810205_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1901Kb)
[img] Text
0810205_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (184Kb)
[img] Text
0810205_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (272Kb)
[img]
Preview
Text
0810205_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (198Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0810205_Cover.pdf - Accepted Version

Download (243Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0810205_References.pdf - Accepted Version

Download (223Kb) | Preview

Abstract

Operasi sesar adalah cara melahirkan melalui insisi pada dinding abdomen dan dinding uterus. Meningkatnya permintaan operasi sesar tanpa indikasi jelas, menyebabkan angka kejadian dan risiko terhadap bayi maupun ibu juga meningkat. Angka kejadian di Indonesia tahun 2006 sebanyak 25 – 30% di RS Pemerintah dan 30 – 80% di Rumah Sakit Swasta dari total persalinan. Persalinan dengan riwayat bekas sesar merupakan persalinan risiko tinggi. Mereka yang hendak melahirkan lagi, mempunyai pilihan untuk melakukan persalinan normal (Vaginal Birth After Caesarean /VBAC) atau operasi sesar kembali. Kurangnya informasi, menyebabkan wanita cenderung memilih operasi sesar kembali. Tujuan penelitian menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi angka kejadian operasi sesar pada pasien bekas sesar di Rumah Sakit Immanuel Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pengambilan data secara restrospektif melalui rekam medik pasien bekas sesar yang dilakukan di Bagian Rekam Medik Rumah Sakit Immanuel Bandung pada tahun 2010, dengan menggunakan whole sampling. Hasil penelitian ini adalah dari 51 pasien bekas sesar yang terdiri dari: pasien operasi sesar primer sebanyak 41 orang, 8 pasien operasi sesar sekunder, dan 3 pasien yang berhasil melahirkan pervaginam. Karakteristik usia terbanyak yaitu 25-29 tahun (45,8%), pekerjaan pasien terbanyak adalah Ibu Rumah Tangga (35,4%), pendidikan terakhir pasien terbanyak yaitu SMA (62,5%), riwayat status obstetri pasien terbanyak adalah G3P2A0 (41,7%), indikasi primer terbanyak adalah letak sungsang (17,2%) , indikasi sekunder terbanyak adalah Inersia Uteri (42,8%), frekuensi bekas sesar pada persalinan sebelumnya adalah sebanyak 1 kali (89,6%), angka keberhasilan VBAC sebanyak 3 pasien (30%) dari 10 kandidat, luaran perinatal pada bayi yang dilahirkan secara operasi sesar primer sebanyak 92,6% tanpa asfiksia dan luaran perinatal pada operasi sesar sekunder adalah 71,4% yang mengalami asfiksia sedang. Dapat disimpulkan bahwa operasi sesar masih memiliki angka kejadian yang tinggi di Rumah Sakit Immanuel, sedangkan angka keberhasilan VBAC masih rendah.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Operasi Sesar, VBAC, Riwayat Bekas Sesar
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 29 Jan 2013 08:54
Last Modified: 14 May 2013 08:48
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/2557

Actions (login required)

View Item View Item