Hubungan Kejadian Hiperbilirubinemia Pada Bayi Lahir Normal dan Bayi Lahir Bedah Sesar

Huzaini, Asyiffa (1410054) (2017) Hubungan Kejadian Hiperbilirubinemia Pada Bayi Lahir Normal dan Bayi Lahir Bedah Sesar. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1410054_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (685Kb) | Preview
[img] Text
1410054_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1495Kb)
[img]
Preview
Text
1410054_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (129Kb) | Preview
[img] Text
1410054_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (813Kb)
[img] Text
1410054_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (133Kb)
[img] Text
1410054_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (508Kb)
[img]
Preview
Text
1410054_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (88Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1410054_Cover.pdf - Accepted Version

Download (129Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1410054_References.pdf - Accepted Version

Download (210Kb) | Preview

Abstract

Hiperbilirubinemia merupakan salah satu penyebab terbanyak dari perawatan bayi di rumah sakit, berisiko kecacatan bila terjadi ensefalopati biliaris. Hiperbilirubinemia merupakan fenomena klinis yang paling sering ditemukan pada bayi, >85% bayi cukup bulan dirawat pada minggu pertama akibat keadaan ini, di Indonesia terjadi pada 50% bayi cukup bulan dan 75% pada bayi kurang bulan. Faktor risiko yang menyebabkan keadaan ini salah satunya adalah metode kelahiran. Menurut data World Health Organization (WHO), persalinan bedah sesar di dunia terus meningkat sehingga ditekan atau dikendalikan stabil pada kisaran 15%. Sehingga WHO menetapkan indikator untuk persalinan dengan bedah sesar adalah 10–15% untuk setiap negara. Indonesia pada tahun 2013 angka bedah sesar sebesar 9,8%. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan kejadian hiperbilirubinemia pada bayi lahir normal dan bedah sesar. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross sctional. Peneliti menganalisi metode kelahiran terhadap kejadian hiperbilirubinemia pada rekam medik 1210 bayi dengan 60 bayi hiperbilirubinemia dan 1150 bayi tidak hiperbilirubinemia yang dianalisis secara bivariat menggunakan chi square (α=0,05). Uji statistik hubungan metode kelahiran dengan hiperbilirubinemia menunjukan hasil yang bermakna dengan nilai p=0.014 dan OR= 1,852 berarti terdapat hubungan yang signifikan antara metode kelahiran dan hiperbilirubinemia. Dapat di simpulkan bahwa metode kelahiran memengaruhi kejadian hiperbilirubinemia.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Hiperbilirubinemia, ikterus neonatorum, metode kelahiran
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > 10 School of Medicine
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 14 Feb 2018 01:57
Last Modified: 14 Feb 2018 01:57
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/23883

Actions (login required)

View Item View Item