Efek Antimikroba Air Perasan Umbi Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus

Bimastani, Nathanael Jaya (1310072) (2016) Efek Antimikroba Air Perasan Umbi Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1310072_Abstract_TOC.PDF - Accepted Version

Download (7Mb) | Preview
[img] Text
1310072_Appendices.PDF - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3880Kb)
[img]
Preview
Text
1310072_Chapter1.PDF - Accepted Version

Download (3908Kb) | Preview
[img] Text
1310072_Chapter2.PDF - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3923Kb)
[img] Text
1310072_Chapter3.PDF - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3919Kb)
[img] Text
1310072_Chapter4.PDF - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3911Kb)
[img]
Preview
Text
1310072_Conclusion.PDF - Accepted Version

Download (3898Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1310072_Cover.PDF - Accepted Version

Download (7Mb) | Preview
[img]
Preview
Text
1310072_References.PDF - Accepted Version

Download (3902Kb) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Salah satu penyebab infeksi kulit adalah Staphylococcus aureus yang dapat diobati dengan pemberian antibiotik. Namun dibalik antibiotik yang tersedia di pasaran, memiliki berbagai efek samping, harga yang terbilang tidak murah dan tingginya resistensi. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai herbal adalah bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.). Umbi bawang dayak memiliki kandungan senyawa seperti alkaloid, flavonoid, glikosida, fenolik, kuinon, dan tanin. Zat – zat tersebut memiliki efek antimikroba. Tujuan: Mengetahui efek antimikroba air perasan umbi bawang dayak (APUBD) serta membandingkan potensinya dengan ampisilin dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Metode: Difusi cakram pada Mueller Hinton Agar yang sudah diinokulasi S. aureus. Diameter zona inhibisi yang terbentuk diukur menggunakan jangka sorong. Analisis data menggunakan ANAVA satu arah dilanjutkan Post Hoc test Fisher LSD dengan data dinyatakan berbeda nyata bila p<0,05. Hasil: Rerata diameter zona inhibisi APUBD 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% berturut - turut 6,73 mm, 11,18 mm, 11,90 mm, 12,62 mm, dan 13,18 mm. Bila dibandingkan dengan cakram akuades (0 mm) terdapat perbedaan sangat bermakna (p<0,01). Apabila dibandingkan dengan cakram ampisilin (33,54 mm) terdapat perbedaan yang sangat bermakna (p<0,01). Simpulan: Air perasan umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.) memiliki efek antimikroba terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus namun tidak sepoten ampisilin.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Staphylococcus aureus, (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.), ampisilin
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > 10 School of Medicine
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 10 Feb 2017 07:42
Last Modified: 10 Feb 2017 07:42
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/21511

Actions (login required)

View Item View Item