Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Kasasi Nomor 2330K/PID.SUS/2013

Christian, Yonathan (1087025) (2016) Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Kasasi Nomor 2330K/PID.SUS/2013. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha .

[img]
Preview
Text
1087025_Abstract_TOC .pdf - Accepted Version

Download (125Kb) | Preview
[img] Text
1087025_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1898Kb)
[img]
Preview
Text
1087025_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (418Kb) | Preview
[img] Text
1087025_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (383Kb)
[img] Text
1087025_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (232Kb)
[img] Text
1087025_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (360Kb)
[img]
Preview
Text
1087025_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (119Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1087025_Cover.pdf - Accepted Version

Download (409Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1087025_References.pdf - Accepted Version

Download (328Kb) | Preview

Abstract

Minyak bumi merupakan hasil bumi yang patut dilestarikan dan dijaga kelangsungannya karena merupakan Sumber Daya Alam (SDA) yang dapat habis. Sebagai salah satu SDA yang harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, sebagaimana tertuang dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, diperlukan aturan-aturan yang berfungsi menertibkan lalu-lintas pertambangan dalam menjaga kelestarian dan keberlangsungan SDA. Penelitian ini disusun dalam bentuk Studi Kasus, dengan menggunakan sistematika sebagai berikut: latar belakang pemilihan kasus, kasus posisi, permasalahan hukum yang timbul, tinjauan teoritik, ringkasan putusan kemudian analisa kasus dan ditutup dengan kesimpulan dan saran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan pertambangan yang telah melakukan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi bertanggungjawab untuk mengolah limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di antaranya kegiatan Bioremediasi yang dihasilkan selama produksi minyak bumi berlangsung dan pemerintah dalam bentuk SKK Migas dan BP Migas bertanggungjawab untuk mengawasi seluruh kegiatan yang dilakukan perusahaan pertambangan dan mengganti biaya produksi hingga pemulihan dengan biaya pengembalian atau cost recovery. Hasil lainnya menunjukkan bahwa, para pelaksana proyek bioremediasi terbukti tidak memiliki kesalahan atau dugaan tindak pidana korupsi seperti yang disangkakan dan diputuskan majelis hakim tingkat banding hingga kasasi dan terbukti bahwa tindakan para pelaksana proyek bioremediasi tersebut mengandung unsur pelanggaran administrasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Bioremediasi, Tindak Pidana Korupsi, Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Arts & Design > 64 Visual Communication Design Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 27 Jun 2016 07:13
Last Modified: 27 Jun 2016 07:13
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/20504

Actions (login required)

View Item View Item